Saturday, April 9, 2011

Untukmu duhai hati Cewek Cantik yang sedang bersedih

Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus
Kutulis surat usang ini untukmu duhai hati yang sedang bersedih. Untuk hati yang jerih bercinta lagi. Demi hati yang sering merasa sendiri. Hati dari seseorang yang baru bisa didekati setelah lama hanya bisa bermimpi. Ah, aku tidaklah pandai merayu. Tidakpula pandai menghiburmu. Karena aku tahu aku hanyalah seorang asing. Asing yang tidak pandai berkata-kata dan mengusapkan jarinya untuk menghapus air matamu. Maka sungguh pandanglah surat ini sebagai penebus. Penebus? Ya penebus akan ketidak mampuanku. Penebus akan absensi ku. Penebus akan fakta bahwa aku hanya mampu memberikan berderet-deret tulisan tanpa kehadiran langsung ragaku.



Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus




Duhai hati. Aku bertanya kepadamu yang sedang bersedih. Bersedih akan kehilangan. Kehilangan dirinya. Yah aku tahu fakta yang membuat air mata itu menggenang di... pelupuk matamu. Aku disini bukanlah untuk mengukur dan menebak seberapa dalam kesedihanmu. Sungguh aku tidaklah mampu mengukur itu. Seberapa hebatnya aku dalam ilmu ukur sekalipun aku tetaplah tidak mampu. Aku hanya ingin mengingatkan sesuatu kepadamu. Tentang suatu hal yang dinamakan siklus. Perputaran kehidupan. Dua sisi yang berlawananan. Sama seperti gelap melawan terang. Maka sisi-sisi itu akanlah selalu ada. Berulang-ulang terjadi silih berganti. Maka izinkanlah untuk kali ini aku sedikit bercerita. Bercerita untuk mu. Bercerita tentang datang dan pergi.




Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus




Tahukah kamu bahwa suka atau tidak, cepat atau lambat, maka kita selalu mendapatkan kebalikan dari apa yang kita punya. Semua hal dalam hidup yang singkat ini hanyalah berdasarkan hukum itu. Cantik dan buruk rupa. Kaya dan miskin harta. Pandai dan bebal otaknya. Hukum itulah yang selalu didengungkan oleh berbagai pujangga dari zaman lama. Aku tahu ini lagu tua, seringkali kau dengar pula. Tapi apakah kau sadar wahai hati? Bahwa itu juga terjadi untuk pergi dan terganti kedatangan baru lagi. Kita sering kali (atau malah selalu) bersedih karena kehilangan dan kepergian. Yah aku tahu itu, sangat paham malah. Bukankah selalu menyakitkan kehilangan orang yang telah datang dan memberi warna dalam hidup ini. Selalu mengiris saat tahu bahwa tiba-tiba mereka telah pergi. Terkadang malah tanpa alasan sama sekali. Laksana penyulap yang tiba-tiba mengeluarkan merpati dari saputangannya. Begitu pula kepergian itu, terjadi begitu saja layaknya sulap biasa. Tapi aku mau engkau mengingat wahai hati, ingatlah satu hal dari pertanyaan ku ini. Saat sesuatu itu datang dan berada di genggaman, apakah itu datang dengan suatu alasan? Orang cerdik pandai sering membantah dan menjawab dengan pongahnya, “iya saya dapatkan itu dengan usaha dan tenaga. Jadi wajarlah pula sesuatu itu datang kepadaku!




Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus Cewek Patah Hati, Cewek Putus Cinta, Cewek Merenung, Cewek Menangis, tanda tanda Cewek Putus Cinta, Cewek Halus




Tapi lupakah kita bahwa adakalanya kita mendapatkan suatu hal tanpa alasan sama sekali. Ambil contoh dalam hal jatuh cinta. Iya cinta yang berbait-bait ditembangkan, ditulis dalam manuskrip-manuskrip tua, menciptakan pujangga-pujangga abadi sepangjang massa. Apakah cinta itu datang dengan alasan? Mungkin,,,Tapi apakah engkau lupa satu hal? Apakah hatimu benar-benar bisa mendeskripsikan kenapa engkau jatuh cinta dengannya? Sadarkah engkau, bahwa terlepas dari kebaikan, kepandaian, fisiknya maka engkau merasa jatuh cinta kepadanya karena sesuatu hal yang tidak bisa dimengerti.Nah satu hal yang harus engkau ingat adalah satu fakta bahwa kedatangan jatuh cinta itu akan dipisahkan oleh kepergian. Dan sebagaimana hal yang terjadi dengan kedatangan jatuh cinta. Maka alasan kepergiannya pun tidak dimengerti. Ah, disini aku tidak mau berdebat tentang apa alasan kepergian itu (toh bisa saja karena sakit, khianat murah karena tergoda “barang” lain yang lebih terlihat mulus rupa, atau malah karena kesepakatan tertentu..seribu satu alasan ada untuk itu).

Artikel Bersangkutan

0 comments:

 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila