Tak pernah terbayang sebelumnya bahwa akan lahir sebuah blog kolaborasi dua orang blogger di jagat blogosphere ini. Semuanya terasa begitu tiba-tiba. Tapi nyatanya...blog ini sudah lahir, dan akan terus menorehkan pemikiran-pemikirannya di dunia ini. Menarik juga untuk mengintip seperti apa perjalanan Fanny dan Fanda, pemilik blog ini, dari awal perkenalan dengan dunia blog sampai sekarang.
FANNY
Sejak masih kelas 4 SD saya sudah mempunyai hobi menulis puisi. Puisi pertama saya berjudul “Donor Mata” pernah dimuat di majalah BOBO (sayangnya, majalah tersebut hilang entah kemana dan saya tak punya arsipnya). Hobi menulis puisi itu lalu berkembang menjadi menulis cerpen ketika duduk di bangku SMP. Bahkan cerpen pertama saya berjudul CINTA TAK SELALU BERSATU langsung dimuat di Harian Indonesia Minggu. Sejak itu saya semakin cinta dengan dunia menulis fiksi, khususnya cerpen dan puisi.
Cerpen dan puisi saya pun semakin sering dimuat di majalah dan surat kabar sehingga jumlahnya mencapai kurang lebih 200 buah. Dengan jumlah sebanyak itu, saya pun mulai berpikir untuk mengumpulkannya dalam sebuah blog. Saya pikir, kenapa tidak menyebarluaskan karya saya di dunia maya. Sebab, tak semua orang membaca karya saya yang sudah dipublish di media cetak. Apa salahnya saya terbitkan lagi di blog pribadi saya?
Selain itu, saya juga ingin ketika saya meninggal dunia kelak, ada sesuatu yang bisa saya wariskan kepada keluarga dan sahabat-sahabat yang saya cintai. Bukan berupa harta berlimpah tetapi berupa karya sastra modern. Lagipula, ada begitu banyak ide dan opini yang berkeliaran di benak saya yang harus segera dituangkan dalam bentuk tulisan. Padahal tak semua ide dan opini tersebut bisa dipublish di media cetak, entah karena keterbatasan jumlah halaman, ketidaksesuaian dengan misi dan visi majalah/surat kabar ybs dengan topik yang dibahas, dan lain-lain hal yang tak bisa saya ketahui dengan pasti (bukankah selera editor tidak bisa kita tebak dengan jitu?).
The last reason, saya ingin punya diary on line yang sifatnya lebih kekal (kecuali blogspot tiba-tiba menghilang dari dunia maya) ketimbang diary berbentuk buku yang bisa kuning karena usia, hilang, terbakar dan terendam air (kalau lagi banjir).
Maka, dengan bantuan seorang sahabat yang jago di bidang IT (saya menyebutnya TEKNISI), saya mulai mencoba membuat blog dengan nama KUMPULAN CERPEN (http://kisah-fatamorgana.blogspot.com). Namun karena blog tersebut telah disalahgunakan oleh seorang teman blogger yang saya minta untuk mengubah template blog saya (waktu itu saya belum mengerti cara mengubah template diluar template yang disediakan blogspot), maka blog tersebut dengan berat hati saya hapus.
Saya tahu, semua itu terjadi karena kesalahan saya juga yang terlalu percaya pada orang sehingga telah memberikan password saya agar ia bisa mengutak utik template blog saya. Tapi, peristiwa itu justru membuat saya belajar mengutak-atik template sendiri dengan cara banyak bertanya pada teman-teman blogger.
Keasyikan mengutak-atik template blog itu membuat saya kecanduan membuat blog sehingga tanpa saya sadari, tahu-tahu jumlah blog saya sudah ada 8 buah. Mengapa saya buat blog sebanyak itu? Karena saya ingin membuat kategori masing-masing blog. Ada blog untuk puisi bahasa Inggris, blog untuk puisi bahasa Indonesia, blog tentang pengalaman, suka duka saya selama melancong, blog yang mengupas suka duka saya sebagai seorang Notaris, blog yang berisi kursus gratis bagi mereka yang ingin menulis cerpen, blog tentang kebodohan, keluh kesah saya sebagai seorang cewek yang gaptek dan terakhir blog untuk menaruh award yang pernah saya terima dari teman-teman blogger, termasuk award karya saya sendiri.
Mungkin ada yang bertanya, mengapa tidak menyatukan semuanya dalam satu blog saja? Hmm, bisa saja disatukan tapi mengingat begitu banyaknya postingan saya di blog Sang Cerpenis (bayangkan kalau sehari bisa 2 – 3 kali posting), maka saya pikir lebih baik ditaruh di blog tersendiri agar blog Sang Cerpenis tidak semakin gendut.
Dan..pasti ada juga yang bertanya : Apakah tidak sibuk mengurus blog sebanyak itu? Yah, sepintar-pintarnya saja membagi waktu. Lagipula, tidak semua blog saya update setiap hari. Hanya blog Sang Cerpenis saja yang di update setiap hari. Yang lainnya, saya update setiap kali ada ide dan waktu untuk menulis ide tersebut. Lalu, sekarang ditambah 1 blog kolaborasi dengan Fanda. Hmm..makin sibuk saja tapi bukankah lebih baik sibuk daripada hanya duduk bertopang dagu?
Well, semoga blog kolaborasi saya dengan Fanda ini bisa terus hadir di dunia maya dan memberikan warna baru di jagat blogsphere. Untuk itu, saya dan Fanda sangat membutuhkan dukungan teman-teman semua. Caranya : dengan rajin berkomentar pada setiap postingan kami. Sungguh, tanpa kalian semua, blog kami takkan ada artinya.
FANDA
Sejak lama aku punya keinginan untuk membuat blog pribadi. Tapi, melihat para blogger luar negeri waktu itu, yang tulisannya terbit hampir tiap hari, dengan tulisan yang indah dan panjang, aku takut juga. Takut untuk memulai, karena khawatir aku tak dapat bertahan dan akhirnya blog itu tinggal nama belaka. Sampai suatu hari aku merasa kewalahan dengan banyaknya buku koleksiku. Mau disimpan semua, menuh-menuhin tempat. Mau dijual harganya murah banget. Mau diwariskan ke teman, kok sayang ya... Gimana kalo suatu saat aku ingin membacanya lagi?
Nah, entah gimana, tiba-tiba tersirat ide untuk menyimpan isi buku-buku itu ke dalam blog. Kan server blogger itu bueesaar banget, dan semua yang tersimpan disitu bisa diambil lagi kapanpun aku mau. Menarik juga ya...karena biasanya sebuah buku yang sudah dibaca, hanya perlu diambil kembali intinya. Maka lahirlah Baca Buku Fanda. Seiring berjalannya waktu, aku juga ingin berbagi inspirasi kepada dunia lewat blog ini.
Melihat teman-teman, terutama soulmate-ku ini: Fanny, yang punya lebih dari 1 blog dengan tema yang berbeda, aku pun ingin juga mencoba tantangan baru. Tapi tentang apa ya? Lalu aku ingat akan keinginanku dari dulu untuk menulis cerita fiksi. Kenapa tak kumulai dari cerpen dulu? Awalnya cerpen itu tak murni fiksi, tapi perjalanan hidupku yang agak dimodifikasi. Jadilah blog Sungai Hidup dibuat. Nama Sungai Hidup diambil karena aku merasa hidupku ini bagaikan aliran sungai, yang bebas mengalir dan selalu bergerak ke mana ia ditakdirkan. Setelah puas dengan hasilnya, aku pun mencoba menulis sebuah cerita bersambung.
Karena keranjingan menulis, seringkali aku ingin menulis apa yang ada di pikiranku saat itu juga. Kadang, bingung mau aku labelin apa tulisan itu di Baca Buku Fanda. Sampai akhirnya, terbersit pikiran, enak juga ya kalo punya sebuah blog lagi yang khusus menampung pemikiran sehari-hariku yang (sering) gak penting buat dibagikan, tapi pengen aja dituangkan sebagai ganti diary. Maka, tak lama setelah Sungai Hidup, lahirlah Curhat Fanda.
Kesimpulannya, kalau anda merasa suka menulis, menulislah terus. Jangan batasi pada topik tertentu. Menulislah saat anda ingin menulis. Buatlah blog anda semenarik mungkin dengan template yang sesuai karakter anda sehingga anda lambat laun mencintainya seperti anak sendiri. Semangat itulah yang juga aku lihat pada diri seorang blogger baru yang menamakan blognya COSMORARY. Azis, itulah nama sang blogger, siswa kelas XII sebuah SMA di Slawi yang suka membaca dan menulis karya sastra. Tak sabar rasanya menunggu karya-karyanya, yang katanya bergenre cosmopolitan (Cosmorary berasal dari cosmopolitan literary).
Untuk merayakan awal eksistensi Cosmorary di blogsphere ini, Azis mengundang para blogger di tasyakuran peluncuran blog barunya. Ia membagikan juga sebuah award yang, katanya, harus dibagikan ke teman-teman.

Terima kasih buat Azis, kebetulan blog kita sama-sama baru. Blog F2 kami ini juga baru (meski sebelumnya kami udah punya blog-blog yang lain). Maka award kamu akan kami bagikan buat SEMUA YANG SUDAH FOLLOW DAN MENGUNJUNGI BLOG INI:
Aishalife-Line -- Seti@wan -- Yunna (Blue Wings) -- Yudie -- Vie_Three -- Buwel -- Elly (Newsoul) -- A-Chen -- Reni -- YoliZz -- Kabasaran Soultan -- Ratna Wulandari -- Pipit -- Cahyadi -- Te3ka -- Ivan Kavalera -- Cerita Tugu -- Neng Aia -- Anazkia -- Ibnu Mas'ud -- Puspita -- YudiWS -- Nana Site -- Vicky Laurentina -- Imelda -- Ateh75 -- Lovepassword -- Gomel (sori deh gak di-link satu-satu yah..)
Buat yang belum dapat award ini, silakan dibawa pulang dan dipasang di blog masing-masing ya... Thanks buat perhatian dan dukungan atas blog baru kami yang usianya baru beberapa hari ini.
Salam sejahtera,
Fanda and Fanny
PS - Mohon dukungan teman-teman buat blog Baca Buku Fanda yang mengikuti CIBFest 2009 kategori Favorite Blogger. Blog ini sekarang sudah di peringkat 4, dan dengan VOTE kalian, siapa tahu blog ini bisa menang. Untuk vote tinggal klik link ini : LINK UNTUK VOTE) lalu isi nama kalian, e-mail dan domisili. Buat yang sudah pernah vote, terima kasih atas dukungannya. Para voter juga berkesempatan memenangkan 1 buah I-Pod Shuffle dan 10 voucher belanja di Reebonz.com. (Fanda)
FANNY
Sejak masih kelas 4 SD saya sudah mempunyai hobi menulis puisi. Puisi pertama saya berjudul “Donor Mata” pernah dimuat di majalah BOBO (sayangnya, majalah tersebut hilang entah kemana dan saya tak punya arsipnya). Hobi menulis puisi itu lalu berkembang menjadi menulis cerpen ketika duduk di bangku SMP. Bahkan cerpen pertama saya berjudul CINTA TAK SELALU BERSATU langsung dimuat di Harian Indonesia Minggu. Sejak itu saya semakin cinta dengan dunia menulis fiksi, khususnya cerpen dan puisi.
Cerpen dan puisi saya pun semakin sering dimuat di majalah dan surat kabar sehingga jumlahnya mencapai kurang lebih 200 buah. Dengan jumlah sebanyak itu, saya pun mulai berpikir untuk mengumpulkannya dalam sebuah blog. Saya pikir, kenapa tidak menyebarluaskan karya saya di dunia maya. Sebab, tak semua orang membaca karya saya yang sudah dipublish di media cetak. Apa salahnya saya terbitkan lagi di blog pribadi saya?
Selain itu, saya juga ingin ketika saya meninggal dunia kelak, ada sesuatu yang bisa saya wariskan kepada keluarga dan sahabat-sahabat yang saya cintai. Bukan berupa harta berlimpah tetapi berupa karya sastra modern. Lagipula, ada begitu banyak ide dan opini yang berkeliaran di benak saya yang harus segera dituangkan dalam bentuk tulisan. Padahal tak semua ide dan opini tersebut bisa dipublish di media cetak, entah karena keterbatasan jumlah halaman, ketidaksesuaian dengan misi dan visi majalah/surat kabar ybs dengan topik yang dibahas, dan lain-lain hal yang tak bisa saya ketahui dengan pasti (bukankah selera editor tidak bisa kita tebak dengan jitu?).
The last reason, saya ingin punya diary on line yang sifatnya lebih kekal (kecuali blogspot tiba-tiba menghilang dari dunia maya) ketimbang diary berbentuk buku yang bisa kuning karena usia, hilang, terbakar dan terendam air (kalau lagi banjir).
Maka, dengan bantuan seorang sahabat yang jago di bidang IT (saya menyebutnya TEKNISI), saya mulai mencoba membuat blog dengan nama KUMPULAN CERPEN (http://kisah-fatamorgana.blogspot.com). Namun karena blog tersebut telah disalahgunakan oleh seorang teman blogger yang saya minta untuk mengubah template blog saya (waktu itu saya belum mengerti cara mengubah template diluar template yang disediakan blogspot), maka blog tersebut dengan berat hati saya hapus.
Saya tahu, semua itu terjadi karena kesalahan saya juga yang terlalu percaya pada orang sehingga telah memberikan password saya agar ia bisa mengutak utik template blog saya. Tapi, peristiwa itu justru membuat saya belajar mengutak-atik template sendiri dengan cara banyak bertanya pada teman-teman blogger.
Keasyikan mengutak-atik template blog itu membuat saya kecanduan membuat blog sehingga tanpa saya sadari, tahu-tahu jumlah blog saya sudah ada 8 buah. Mengapa saya buat blog sebanyak itu? Karena saya ingin membuat kategori masing-masing blog. Ada blog untuk puisi bahasa Inggris, blog untuk puisi bahasa Indonesia, blog tentang pengalaman, suka duka saya selama melancong, blog yang mengupas suka duka saya sebagai seorang Notaris, blog yang berisi kursus gratis bagi mereka yang ingin menulis cerpen, blog tentang kebodohan, keluh kesah saya sebagai seorang cewek yang gaptek dan terakhir blog untuk menaruh award yang pernah saya terima dari teman-teman blogger, termasuk award karya saya sendiri.
Mungkin ada yang bertanya, mengapa tidak menyatukan semuanya dalam satu blog saja? Hmm, bisa saja disatukan tapi mengingat begitu banyaknya postingan saya di blog Sang Cerpenis (bayangkan kalau sehari bisa 2 – 3 kali posting), maka saya pikir lebih baik ditaruh di blog tersendiri agar blog Sang Cerpenis tidak semakin gendut.
Dan..pasti ada juga yang bertanya : Apakah tidak sibuk mengurus blog sebanyak itu? Yah, sepintar-pintarnya saja membagi waktu. Lagipula, tidak semua blog saya update setiap hari. Hanya blog Sang Cerpenis saja yang di update setiap hari. Yang lainnya, saya update setiap kali ada ide dan waktu untuk menulis ide tersebut. Lalu, sekarang ditambah 1 blog kolaborasi dengan Fanda. Hmm..makin sibuk saja tapi bukankah lebih baik sibuk daripada hanya duduk bertopang dagu?
Well, semoga blog kolaborasi saya dengan Fanda ini bisa terus hadir di dunia maya dan memberikan warna baru di jagat blogsphere. Untuk itu, saya dan Fanda sangat membutuhkan dukungan teman-teman semua. Caranya : dengan rajin berkomentar pada setiap postingan kami. Sungguh, tanpa kalian semua, blog kami takkan ada artinya.
FANDA
Sejak lama aku punya keinginan untuk membuat blog pribadi. Tapi, melihat para blogger luar negeri waktu itu, yang tulisannya terbit hampir tiap hari, dengan tulisan yang indah dan panjang, aku takut juga. Takut untuk memulai, karena khawatir aku tak dapat bertahan dan akhirnya blog itu tinggal nama belaka. Sampai suatu hari aku merasa kewalahan dengan banyaknya buku koleksiku. Mau disimpan semua, menuh-menuhin tempat. Mau dijual harganya murah banget. Mau diwariskan ke teman, kok sayang ya... Gimana kalo suatu saat aku ingin membacanya lagi?
Nah, entah gimana, tiba-tiba tersirat ide untuk menyimpan isi buku-buku itu ke dalam blog. Kan server blogger itu bueesaar banget, dan semua yang tersimpan disitu bisa diambil lagi kapanpun aku mau. Menarik juga ya...karena biasanya sebuah buku yang sudah dibaca, hanya perlu diambil kembali intinya. Maka lahirlah Baca Buku Fanda. Seiring berjalannya waktu, aku juga ingin berbagi inspirasi kepada dunia lewat blog ini.
Melihat teman-teman, terutama soulmate-ku ini: Fanny, yang punya lebih dari 1 blog dengan tema yang berbeda, aku pun ingin juga mencoba tantangan baru. Tapi tentang apa ya? Lalu aku ingat akan keinginanku dari dulu untuk menulis cerita fiksi. Kenapa tak kumulai dari cerpen dulu? Awalnya cerpen itu tak murni fiksi, tapi perjalanan hidupku yang agak dimodifikasi. Jadilah blog Sungai Hidup dibuat. Nama Sungai Hidup diambil karena aku merasa hidupku ini bagaikan aliran sungai, yang bebas mengalir dan selalu bergerak ke mana ia ditakdirkan. Setelah puas dengan hasilnya, aku pun mencoba menulis sebuah cerita bersambung.
Karena keranjingan menulis, seringkali aku ingin menulis apa yang ada di pikiranku saat itu juga. Kadang, bingung mau aku labelin apa tulisan itu di Baca Buku Fanda. Sampai akhirnya, terbersit pikiran, enak juga ya kalo punya sebuah blog lagi yang khusus menampung pemikiran sehari-hariku yang (sering) gak penting buat dibagikan, tapi pengen aja dituangkan sebagai ganti diary. Maka, tak lama setelah Sungai Hidup, lahirlah Curhat Fanda.
Kesimpulannya, kalau anda merasa suka menulis, menulislah terus. Jangan batasi pada topik tertentu. Menulislah saat anda ingin menulis. Buatlah blog anda semenarik mungkin dengan template yang sesuai karakter anda sehingga anda lambat laun mencintainya seperti anak sendiri. Semangat itulah yang juga aku lihat pada diri seorang blogger baru yang menamakan blognya COSMORARY. Azis, itulah nama sang blogger, siswa kelas XII sebuah SMA di Slawi yang suka membaca dan menulis karya sastra. Tak sabar rasanya menunggu karya-karyanya, yang katanya bergenre cosmopolitan (Cosmorary berasal dari cosmopolitan literary).
Untuk merayakan awal eksistensi Cosmorary di blogsphere ini, Azis mengundang para blogger di tasyakuran peluncuran blog barunya. Ia membagikan juga sebuah award yang, katanya, harus dibagikan ke teman-teman.

Terima kasih buat Azis, kebetulan blog kita sama-sama baru. Blog F2 kami ini juga baru (meski sebelumnya kami udah punya blog-blog yang lain). Maka award kamu akan kami bagikan buat SEMUA YANG SUDAH FOLLOW DAN MENGUNJUNGI BLOG INI:
Aishalife-Line -- Seti@wan -- Yunna (Blue Wings) -- Yudie -- Vie_Three -- Buwel -- Elly (Newsoul) -- A-Chen -- Reni -- YoliZz -- Kabasaran Soultan -- Ratna Wulandari -- Pipit -- Cahyadi -- Te3ka -- Ivan Kavalera -- Cerita Tugu -- Neng Aia -- Anazkia -- Ibnu Mas'ud -- Puspita -- YudiWS -- Nana Site -- Vicky Laurentina -- Imelda -- Ateh75 -- Lovepassword -- Gomel (sori deh gak di-link satu-satu yah..)
Buat yang belum dapat award ini, silakan dibawa pulang dan dipasang di blog masing-masing ya... Thanks buat perhatian dan dukungan atas blog baru kami yang usianya baru beberapa hari ini.
Salam sejahtera,
Fanda and Fanny
PS - Mohon dukungan teman-teman buat blog Baca Buku Fanda yang mengikuti CIBFest 2009 kategori Favorite Blogger. Blog ini sekarang sudah di peringkat 4, dan dengan VOTE kalian, siapa tahu blog ini bisa menang. Untuk vote tinggal klik link ini : LINK UNTUK VOTE) lalu isi nama kalian, e-mail dan domisili. Buat yang sudah pernah vote, terima kasih atas dukungannya. Para voter juga berkesempatan memenangkan 1 buah I-Pod Shuffle dan 10 voucher belanja di Reebonz.com. (Fanda)
0 comments:
Post a Comment