Tuesday, January 26, 2010

AKIBATNYA KALO TAK BERTERUS TERANG

Dalam hidup, pasti tak semua hal yang ada di pikiran kita, kita ceritakan pada orang lain. Alasannya mungkin karena toh hal itu tak ada kaitannya dengan orang itu. Tapi….siapa yang tahu? Makanya, jangan suka menyembunyikan hal-hal penting pada orang-orang yang bekerja sama dengan kita. Apakah itu suami/istri dalam membangun bahtera perkawinan, atau kolega/atasan dalam lembaga di mana kita berkarya. Akibatnya bisa seperti ini nih….

Seorang pria sedang masuk ke kamar mandi tepat saat istrinya baru selesai mandi, ketika bel rumah berbunyi. Karena tak sempat berpakaian, si istri cepat-cepat meraih handuk dan membungkus tubuh dengannya, lalu langsung lari ke pintu depan. Ketika ia membuka pintu, berdirilah di sana Andi, tetangga sebelah rumah.

Sebelum si istri membuka mulut, Andi langsung berkata, “Aku akan kasih kamu duit 8 juta kalau kamu menjatuhkan handuk itu.” Setelah berpikir sejenak (8 juta gitu loh!!), wanita itu pun menjatuhkan handuknya ke lantai dan berdiri tanpa busana di hadapan Andi.

Setelah beberapa detik (yang pasti takkan terlupakan buat Andi), Andi mengulurkan segepok uang 8 jutanya dan langsung ngacir pergi. Wanita itu cepat-cepat membungkus kembali tubuhnya dengan handuknya, dan kembali ke kamar mandi untuk mengenakan pakaiannya.

Suami: “Siapa itu tadi?”

Istri: “Oh, itu tadi Andi, tetangga kita”

Suami: “Bagus! Dia bilang sesuatu tentang 8 juta yang dia pinjam dari aku gak?”

Istri: ???!!!!!???

-----

Kalau anda selalu menceritakan hal-hal penting pada pasangan atau kolega, anda mungkin akan mampu mencegah tereksposnya hal-hal yang tak anda kehendaki.

[Udah ah ngakaknya! Ayo kembali bekerja!!]

Ditulis oleh: Fanda
Read more ...

Monday, November 30, 2009

PUJI TUHAN!

Ada seorang nenek miskin yang tinggal di sebuah kota kecil, yang terkenal dengan ketaatan serta imannya yang amat kuat kepada Tuhan. Ia tak pernah bosan membicarakan tentang kasih Tuhan. Setiap pagi, nenek ini pertama-tama akan keluar ke depan beranda rumahnya, lalu mengucap syukur, “Puji Tuhan!”

Tetangganya yang ateis memperhatikan kebiasaan nenek ini, dan selalu berteriak pada si nenek, “Nek, Tuhan itu tidak ada. Percuma kau berkata begitu setiap pagi!” Namun si nenek tak pernah menggubrisnya.

Suatu hari tetangga itu ingin membuktikan kata-katanya pada si nenek. Maka, mengetahui bahwa si nenek miskin, ia sengaja membeli sekeranjang makanan, lalu menaruhnya di beranda depan si nenek.

Keesokan paginya ketika si nenek, seperti biasanya, keluar ke beranda, ia melihat sekeranjang makanan itu. Maka ia mengucap syukur, “Puji Tuhan!”.

Si tetangga keluar dari tempat persembunyiannya di balik pohon dan mengejek, “Nek, saya lah yang telah mengirimkan makanan itu, bukan Tuhan. Tuhan itu tidak ada!”

Dengan kalem Nenek menjawab, “Terima kasih Tuhan, Engkau bukan saja telah mengirimkan makanan ini, tetapi juga telah membuat setan membayarnya…”

Tetangga: ?&%@#...

Ironis ya, bahwa si tetangga yang ateis telah dipakai Tuhan untuk memberi makanan pada si nenek miskin. Ternyata Tuhan itu memang ada, dan bukan itu saja, Ia selalu bekerja lewat hal-hal yang tak pernah kita duga.

Semoga anda terhibur… dan diingatkan untuk bersyukur pada apa saja yang sudah anda terima hari ini, dari siapapun juga. Bahkan mungkin ejekan dari orang yang membenci anda. Karena mungkin saja ejekan itu juga pemberian Tuhan agar anda lebih tegar?

Ditulis oleh: Fanda
Read more ...

Tuesday, November 10, 2009

MENGEJAR SUKSES

Ada seorang pengusaha Amerika yang sedang memancing di dermaga sebuah desa nelayan kecil di Meksiko, ketika sebuah perahu kecil yang dikendarai seorang nelayan berlabuh di situ. Si Amerika melihat bahwa di dalam perahu kecil itu ada beberapa ekor ikan tuna besar. Si Amerika memuji orang Meksiko atas hasil tangkapannya dan bertanya berapa lama untuk menangkap ikan-ikan itu.

Si Amerika: “Berapa lama waktu yang anda butuhkan untuk menangkap ikan-ikan itu?”

Si Meksiko: “Oh…hanya beberapa jam saja kok”

Si Amerika: “Kalau begitu, kenapa anda tidak menangkap ikan selama beberapa jam lagi supaya anda bisa mendapat lebih banyak ikan?”

Si Meksiko: “Tidak perlu. Semua ikan ini sudah cukup untuk kebutuhan kami sekeluarga”

Si Amerika: “Lalu kesibukan apa saja yang anda lakukan tiap hari?”

Si Meksiko: “Aku tidur sampai siang, lalu menangkap ikan beberapa saat, bermain dengan anak-anakku, tidur siang bersama istriku tercinta, jalan-jalan ke kota pada malam hari, menikmati minuman sambil bermain gitar bersama teman-temanku. Anda lihat, hidupku ini cukup sibuk, loh”

Si Amerika: “Wah, kebetulan. Aku ini seorang MBA lulusan Harvard, dan aku bisa menolong anda. Anda seharusnya menghabiskan lebih banyak waktu dengan menangkap ikan, lalu keuntungannya anda belikan kapal yang lebih besar. Dengan keuntungan yang anda dapat, anda belikan beberapa buah kapal lagi, sehingga anda akan mempunyai sebuah armada kapal penangkap ikan. Jangan lagi menjual ikan anda pada pedagang besar, tapi juallah langsung pada perusahaan pengolah ikan. Lama kelamaan anda akan dapat membuka pabrik pengolahan ikan anda sendiri. Anda akan dapat mengontrol semuanya dari produk, proses pengolahan hingga distribusi. Anda mungkin harus pindah dari kota kecil ini dan pindah ke Mexico City, lalu ke Los Angeles, dan lalu ke New York, di mana anda akan menjalankan perusahaan anda yang terus berkembang.”

Si Meksiko: “Tapi Pak, semua itu akan butuh waktu berapa lama, ya?”

Si Amerika: “Yah…sekitar 15-20 tahun lah..”

Si Meksiko: “Nah…lalu…setelah itu bagaimana, Pak?

Si Amerika: [sambil tertawa]…”Inilah bagian terbaiknya! Ketika waktunya telah tiba, anda akan mengumumkan bahwa perusahaan anda masuk bursa saham dan sahamnya anda jual ke publik. Anda akan menjadi kaya raya, dan akan menghasilkan jutaan dollar!”

Si Meksiko: “Jutaan dollar, Pak? Lalu, setelah itu?”

Si Amerika: “Setelah itu anda bisa pensiun. Pindah ke sebuah desa nelayan kecil yang tenang, di mana anda bisa tidur sampai siang, bermain bersama anak-anak anda, tidur siang bersama istri anda, jalan-jalan ke kota di malam hari untuk menikmati anggur dan bermain gitar bersama teman-teman anda.”

Si Meksiko: ????

Siapa yang lebih sukses menurut anda? Si pengusaha sibuk lulusan MBA yang tinggal di kota besar, atau si nelayan sederhana yang menikmati hidup di sebuah desa kecil?

Ternyata, tidak butuh otak yang pintar untuk menggapai kesuksesan ya!!!

Ditulis oleh: Fanda
Read more ...

Friday, October 9, 2009

KETIKA SEORANG ATHEIS BERDOA

Ada cerita lucu mengenai orang atheis yang aku temukan di sebbuah majalah. Kisah ini bukan untuk mendiskreditkan kelompok tertentu, tapi justru untuk merenungkan apa jadinya jika Tuhan itu mengabulkan semua permohonan manusia sesuai kehendak kita. Kita ini makhluk yang lemah, yang cenderung ingin menang sendiri, dan seringkali begitulah juga isi doa kita. Yaitu agar kita menang dan tak perlu memusingkan apa yang terjadi dengan pihak lain. Padahal Tuhan telah membuat rencana yang terbaik buat kita.

Seringkali kita juga seolah melupakan Tuhan saat kita dalam keadaan senang. Meski kita mengaku beriman, namun Tuhan adalah prioritas kesekian dalam daftar kita. Dan begitu kita dalam kesulitan, kita pun berteriak menuntut Tuhan mengabulkan permohonan kita. Lalu apakah bedanya kita dengan orang atheis? Hanya berbeda status di KTP kah?

Kali ini kita akan tertawa sejenak, tapi di akhir cerita, kembalilah merenungkan: apakah selama ini kita sudah berdoa dengan benar? Apakah kita sudah menganggap Tuhan itu yang terpenting dalam hidup kita?

-----

Seorang atheis sedang berjalan di tengah hutan. ‘Wah! Sungguh indah pepohonan, sungai dan hewan-hewan di sini!’, katanya sambil menikmati pemandangan di sekelilingnya.

Saat sedang berjalan di pinggir sungai, tiba-tiba ia mendengar suatu suara di balik semak-semak. Seekor beruang besar setinggi 2 meter muncul lalu menyerangnya. Ia berusaha lari, tapi malah tersandung dan tersungkur ke tanah. Pada waktu ia berusaha untuk bangun, ia melihat beruang itu sudah berdiri tepat di atasnya dengan cakarnya yang sudah siap untuk merobek-robek tubuhnya.

Si atheis kontan menjerit, ‘Oh Tuhaaaan…!!!’ Dan mendadak waktu pun berhenti… Beruang itu menjadi diam, aliran sungai terhenti, dan seisi hutan menjadi sepi. Seberkas sinar muncul menerpa wajah si atheis, dan terdengarlah suara dari langit: ‘Selama ini kamu menentangKu, menghasut semua orang bahwa Aku ini tidak ada, serta menyangkal semua ciptaanKu. Lalu sekarang kau menyebut namaKu untuk minta tolong. Haruskah Aku menolongmu?’

Jawab si atheis, ‘Mungkin terlalu munafik dan tidak adil bagiMu jika aku mendadak meminta untuk menganggapku orang beriman dan langsung menolongku. Tapi, sudikah Kau menjadikan beruang ini binatang yang beriman?’ Suara itupun menjawab, ‘Baiklah’

Sinar surgawi itupun lenyap, dan seketika itu juga semua kembali seperti semula. Beruang itu masih berdiri di depan si atheis namun tidak jadi menyerangnya, malah melipat kedua cakarnya, menundukkan kepalanya, sambil berkata, ‘Ya Tuhan, berkatilah makanan yang sudah tersedia di depanku ini…agar menjadi kekuatan bagiku untuk memuliakan namaMu… Amin’.


Ditulis oleh: Fanda

Read more ...

Monday, September 21, 2009

BERSYUKUR TAPI MENGGERUTU

Ada seorang pria yang bekerja di sebuah kantor pos. Pekerjaannya setiap hari adalah mensortir surat-surat yang salah alamat. Suatu hari ada sepucuk surat datang ke mejanya. Alamatnya, tertulis dengan huruf-huruf yang tak hampir tak terbaca: Kepada : TUHAN. Si pria berpikir, "Sebaiknya kubuka saja surat ini, karena toh tak dapat kuapa-apakan. Apa ya kira-kira isinya...?". Maka ia membuka surat itu dan membacanya. Inilah isinya...

"Tuhan Yang Maha Baik, aku sorang janda berusia 83 tahun yang menggantungkan hidup pada uang pensiunku yang jumlahnya sangat kecil. Kemarin seorang pencopet mencuri dompetku, padahal di dalamnya ada uang 100 dollar, dan hanya itulah uang yang kumiliki hingga aku mendapat pensiunku bulan depan.

Hari Minggu yang akan datang bertepatan dengan Hari Ibu, dan aku telah mengundang dua orang sahabatku yang kumiliki di dunia ini untuk makan malam di rumahku. Tanpa uang itu, aku tak bisa membeli makanan untuk acara itu. Aku sudah tak punya keluarga yang bisa kumintai tolong, dan Engkau-lah satu-satunya pengharapanku. Maukah Engkau menolongku, Tuhan?"

Petugas kantor pos itu sangat terharu, lalu menunjukkan surat itu kepada seluruh rekan-rekan kerjanya. Mereka semua tersentuh, dan akhirnya merogoh kantong masing-masing untuk mengeluarkan beberapa dollar untuk disumbangkan ke janda tua itu. Ketika dihitung, jumlahnya ada 96 dollar, lalu mereka masukkan ke dalam amplop dan dikirimkan ke alamat si janda tua.

Di sisa hari itu, hati para pegawai kantor pos itu terasa hangat karena mereka telah berbuat baik pada seorang janda tua yang malang. Maka, ketika beberapa hari kemudian datang lagi surat dari si janda tua dengan alamat 'untuk Tuhan', mereka semua langsung berdiri berkeliling ketika salah seorang dari mereka membuka surat itu. Begini bunyinya:

"Tuhan Yang Maha Baik, betapa bersyukurnya aku atas apa yang telah Kau lakukan bagiku! Karena kemurahan hatiMu, aku telah dapat menyajikan makan malam yang enak bagi sahabat-sahabatku. Kami mengalami hari yang sangat indah, dan aku menceritakan pada mereka tentang kebaikan yang Kau limpahkan kepadaku.

Satu hal lagi, uangnya ternyata masih kurang 4 dollar. Tidak salah lagi, pasti ini ulah para pencuri bajingan yang bekerja di kantor pos itu!!!!!"


Ditulis oleh: Fanda


PS:
Fanny dan Fanda mengucapkan Selamat Idul Fitri 1430H bagi semua yang merayakannya. Mohon maaf lahir dan batin yaaa!!


Read more ...
 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

friends

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila