Tuesday, February 15, 2011

Tumbuh Terbalik dan Hidup Ribuan Tahun [BAOBAB]



Baobab adalah nama umum dari sebuah genus (Adansonia) yang terdiri dari delapan spesies pohon asli Madagaskar, Afrika daratan dan Australia. Spesies Afrika daratan juga ada di Madagaskar, tetapi tidak asli negara itu. Nama umum lainnya adalah boab dan boaboa. Spesies ini mencapai tinggi antara 5–25 m. Mereka menyimpan air di dalam batang mereka, dengan kapasitas diatas 120.00 liter untuk bertahan dalam kondisi lingkungan sekitar mereka.

Legenda menyatakan bahwa dewa Thora tidak menyukai Baobab tumbuh di kebunnya, sehingga ia melemparkannya dari atas dinding surga ke bumi di bawah, dan meskipun pohon itu mendarat terbalik namun pohon itu terus tumbuh. Cerita lain bahwa ketika Baobab ditanam oleh Dewa, tapi pohon itu terus berjalan , sehingga Tuhan menarik pohon itu ke atas dan menanannya terbalik untuk menghentikannya bergerak.

Baobab ini diakui oleh orang Afrika karena semua bagiannya dapat dimanfaatkan. Selain menjadi sumber penting kayu, batang-batang berongga oleh orang-orang sering digunakan untuk tempat berlindung, penyimpanan biji-bijian atau sebagai reservoirair.

Baobab dapat tumbuh mencapai ketinggian 5 sampai 30 meter dan memiliki diameter batang 7 sampai 11 meter. Satu Baobab di Provinsi Limpopo, Afrika Selatan, sering dianggap contoh pohon Baobab terbesar yang masih hidup. Pohon itu memiliki keliling 47meter – diameternya diperkirakan sekitar 15,9 meter. Baru-baru ini pohon itu terbagi menjadi dua bagian dan sangat mungkin bahwa pohon stoutest sekarang adalah Sunland Baobab, juga di Afrika Selatan dengan diameter 10,64 m dan keliling perkiraan 33,4 meter. Baobabs juga dapat mencapai usia ribuan tahun.

Batang cekung juga berfungsi sebagai tempat pemakaman. Beberapa produk yang paling penting berasal dari kulit pohonnya, yang mengandung serat yang digunakan untuk membuat jaring ikan, tali, karung dan pakaian.

Kulit kayunya juga dapat menjadi bubuk untuk aroma makanan. Daun baobab yang secara tradisional digunakan untuk ragi tetapi juga digunakan sebagai sayuran. buah-buahan dan bijijuga dimakan bagi manusia dan hewan.isi dari buah, ketika dikeringkan dapat dicampur dengan air, membuat minuman yang rasanya mirip dengan limun. Benihnya, yang rasanya seperti creamtartar dan merupakan sumber vitamin C, secara tradisional ditumbuk ke dalam makanan ketika makanan lainnya langka. Produk lain seperti sabun, kalung, lem, obat karet, dan kain dapat dihasilkan dari berbagai bagian dari pohon baobab.
Read more ...

Kacang - Kacangan, Sumber Serat yang Kaya Gizi



Kacang-kacangan telah lama dikenal sebagai sumber protein yang saling melengkapi dengan biji-bijian, seperti beras dan gandum. Komoditi ini juga ternyata potensial sebagai sumber zat gizi lain selain protein, yaitu mineral, vitamin B, karbohidrat kompleks dan serat makanan. Disamping diolah secara tradisional dengan direbus, dikukus, dan disayur, sebenarnya potensi penggunaannya sangat luas untuk menghasilkan produk baru. Misalnya sebagai bahan baku tepung campuran (flour mix) yang dapat digunakan dalam pembuatan berbagai produk pangan, termasuk makanan bayi. Kacang-kacangan dapat menyumbang banyak protein dan zat gizi lain bagi masyarakat di negara maju dan negara berkembang. Karena kandungan seratnya tinggi, maka kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat. Penelitian mengenai efek kesehatan serat dari kacang-kacangan sebagian besar masih terbatas pada kacang kedelai.
Dibandingkan dengan makanan berserat yang dewasa ini tersedia dalam bentuk makanan suplemen dengan berbagai merek dagang, sebenarnya kacang-kacangan juga dapat dijadikan sumber serat yang tidak kalah mutunya. Juga dibandingkan dengan serat makanan dalam buah-buahan dan sayuran yang dikenal dapat mencegah timbulnya kanker, mutu serat makanan dalam kacang-kacangan juga tidak kalah. Bahkan kacang-kacangan mempunyai keistimewaan lain, yaitu berharga murah, berprotein tinggi, kandungan lemaknya pada umumnya baik untuk kesehatan dan mengandung berbagai mineral dalam jumlah yang cukup banyak.

Nilai Gizi dan Penggunaan
Di Indonesia, terdapat berbagai jenis kacang-kacangan dengan berbagai warna, bentuk, ukuran dan varietas, yang sebenarnya potensial untuk menambah zat gizi dalam diet atau menu sehari-hari. Jenis yang mendominasi pasar adalah kacang kedelai, yang sebagian besar masih diimpor. Sebenarnya telah banyak usaha yang dilakukan untuk mengangkat kacang-kacangan lokal Indonesia, seperti kacang kecipir, kacang tunggak(kacang tolo), kacang jogo dan koro-koroan. Tetapi hasilnya ternyata masih belum memuaskan. Artinya masih belum merakyat, apalagi untuk dapat disejajarkan dengan kedelai.
Kacang-kacangan dikonsumsi dalam jumlah besar di seluruh dunia. Masyarakat Afrika, India, Amerika Tengah dan Selatan mengkonsumsi 50 sampai 150 gram kacang-kacangan per hari. Meskipun belum ada angka pasti, konsumsi kacangan di Indonesia, kecuali kacang kedelai, masih kecil.
Kacang-kacangan memberikan sekitar 135 kkal per 100 gram bagian yang dapat dimakan. Jika kita mengkonsumsi kacang-kacangan sebanyak 100 gram (1 ons), maka jumlah itu akan mencukupi sekitar 20 % kebutuhan protein dan 20 persen kebutuhan serat per hari. Menurut ketentuan pelabelan internasional, jika suatu bahan/produk pangan dapat menyumbangkan lebih dari 20 % dari kebutuhan suatu zat gizi per hari, maka dapat dinyatakan sebagai bahan atau produk pangan yang tinggi (high) akan zat gizi tersebut.
Disamping menghasilkan tepung sebagai bahan makanan, industri pengolah kacang-kacangan ternyata dapat pula menghasilkan dan menjual serat makanan, vitamin B, mineral dan mungkin bahan-bahan yang lebih eksotis, misalnya enzim.
Proses perkecambahan kacang-kacangan yang menghasilkan kecambah (sprouts), yang kemudian ditepungkan, ternyata dapat menghilangkan berbagai senyawa anti gizi di dalamnya, dapat mempertahankan mutu proteinnya dan menandung vitamin C yang cukup tinggi. Kacang-kacangan dapat juga digunakan sebagai bahan utama atau bahan tambahan dalam fermentasi berbagai makanan tradisional seperti kecap, tempe, tahu, tauco dan idli. Banyak makanan terfermentasi dibuat dengan bahan dasar kedelai, yang sebenarnya dapat dicampur dengan jenis kacang-kacangan yang lain.
Dengan teknologi pengolahan yang semakin maju, kacang-kacangan tidak hanya diolah dengan cara-cara konvensional, misalnya direbus, dikukus, disangrai atau digoreng, tetapi dapat dibuat dalam bentuk ingredient, seperti tepung, konsentrat atau isolat protein. Jika dicampurkan dengan tepung beras atau gandum, produk ingredien dari kacang-kacangan tersebut dapat memberikan sifat-sifat fungsional yang dikehendaki.
Protein dalam tepung kacang-kacangan dapat memberikan sifat pengemulsi minyak yang baik, membentuk busa, membentuk gel, menangkap atau menahan air dan mempunyai warna dan bau yang dapat diterima. Bubur atau hancuran kacang-kacangan, susu kacang, gumpalan atau “curd” (seperti tahu), pasta kacang-kacangan dan kecap dari kacang-kacangan dapat digunakan sebagai campuran bagi bahan pangan yang lain. Kacang-kacangan dapat pula diolah sebagai bahan baku pembuatan snack atau makanan ekstrusi.
Berkat hasil-hasil penelitian yang telah dilakukan, berbagai masalah dalam pemanfaatan kacang-kacangan untuk konsumsi manusia seperti tripsin inhibitor, lektin atau hemaglutinin, tanin dan fitat dapat dihilangkan dengan pemasakan dan cara pengolahan yang benar. Juga masalah timbulnya flatulensi (kembung perut), keterbatasan kandungan sistein dan metionin dan lamanya waktu pemasakan telah dapat diatasi dengan baik.
Kita harus meningkatkan daya tarik kacang-kacangan dan meningkatkan image dan minat masyarakat agar lebih banyak mengkonsumsinya. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan informasi yang benar, sehingga masyarakat memasak dan mengkonsumsi kacang-kacangan karena mengetahui bahwa hal ini akan meningkatkan mutu makanan dan kesehatan mereka.

Keunggulan Diet Kacang-kacangan
Bagi kelompok masyarakat yang tergolong bergizi lebih dan cenderung berpotensi tinggi untuk terkena penyakit degeneratif seperti penyakit jantung koroner, stroke, darah tinggi, diabetes dan lain-lain, dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan dengan ketentuan sebagai berikut :
1. Makan makanan yang bervariasi setiap harinya.
2. Pelihara dan pertahankan berat badan ideal.
3. Hindari terlalu banyak mengkonsumsi lemak jenuh dan kolesterol.
4. Makanlah makanan dengan kandungan karbohidrat kompleks, seperti pati dan serat yang cukup.
5. Hindari terlalu banyak gula.
6. Hindari terlalu banyak garam.
Kacang-kacangan merupakan bahan pangan yang cocok untuk tujuan di atas. Masyarakat yang menderita gizi salah atau gizi lebih (over nutrition) ternyata terlalu banyak mengkonsumsi lemak dan hanya sedikit mengkonsumsi karbohidrat kompleks dan serat makanan. Diet yang menandung atau menyertakan kacang-kacangan akan mengurangi konsumsi lemak harian dan meningkatkan konsumsi karbohidrat kompleks dan serat makanan. Kacang-kacangan merupakan bagian diet yang sehat.
Bagi masyarakat yang status gizinya rendah atau sedang, kacang-kacangan berperan dalam menyumbang protein dan zat gizi lain yang diperlukan. Asam amino dalam proteinnya akan saling melengkapi dengan asam amino dalam protein beras/nasi, membentuk susunan asam amino sesuai dengan pola yang dianjurkan FAO/WHO. Sedangkan jika dilihat dari segi segi gizi, kacang-kacangan mempunyai banyak keunggulan, antara lain :
1. Sumber protein yang murah
2. Kaya asam amino lisin. Jika dicampur dengan biji-bijian, misalnya beras, gandum, jagung, yang kekurangan asam amino lisin, akan membentuk susunan asam amino yang seimbang.
3. Rendah lemak dan tidak mengandung kolesterol.
4. Sumber vitamin B yang baik.
5. Sumber kalsium, besi, seng, tembaga dan magnesium yang baik.
Rendah kandungan natrium dan sodiumnya, yang sangat penting bagi para penderita hipertensi atau tekanan darah tinggi yang harus mengkonsumsi makanan dengan sodium atau garam yang rendah. Kacang-kacangan bersifat rendah kalori, rendah lemak dan rendah garam natrium. Sudah waktunya untuk meningkatkan image positif darei kacang-kacangan, peranannya bagi kesehatan dan komposisi gizinya bagi masyarakat luas.

Efek Kesehatan Serat Kedelai
Kacang-kacangan dalam bentuk utuh ternyata merupakan sumber serat yang baik. Tetapi, penelitian yang mendalam mengenai efek serat kacang-kacangan terhadap kesehatan baru dilakukan terhadap serat dari kacang kedelai. Tetapi hasil analisis menunjukkan bahwa komposisi jenis serat yang menyusun kacang-kacangan hampir sama antara jenis kacang yang satu dengan yang lainnya. Sehingga hasil-hasil penelitian tentang efek serat kedelai terhadap kesehatan diharapkan dapat memberikan gambaran manfaat serat dari jenis kacang-kacangan yang lain.

Akhir-akhir ini, memang perhatian terhadap peranan serat di dalam makanan nampak meningkat. Pera peneliti di bidang pangan dan gizi mengemukakan pentingnya serat makanan dalam peningkatan kesehatan dan penanggulangan penyakit degeneratif. Rendahnya konsumsi serat makanan terbukti berkaitan dengan gangguan pencernaan seperti kembung perut, kanker kolon, dan penyakit yang berkaitan dengan makanan seperti diabetes dan penyakit jantung dan pembuluh darah. Masukan serat makanan yang dianjurkan perhari berkisar antara 20 dan 40 gram. Keadaan inilah yang dimanfaatkan oleh beberapa industri untuk menawarkan serat makanan dalam bentuk minuman suplemen serat.
Serat kedelai dapat diperoleh dari bungkil kedelai yang telah diambil minyaknya. Jika bungkil tanpa lemak ini diolah menjadi konsentrat atau isolat protein kedelai, sisanya merupakan serat kedelai. Disamping dari bungkil, serat kedelai dapat juga diperoleh dari dari kedelai utuh gorengan yang masih mengandung sisa serat yang menempel. Serat kedelai ini bukan kulit atau sekam kedelai, malainkan produk kedelai yang tidak berbau, tawar, bentuknya dapat disesuaikan dengan tujuan penggunaan, serta merupakan sumber serat makanan. Komposisi rata-rata serat kedelai adalah protein 12%, lemak 0,2%, abu 4,5%, serat makanan 75%, karbohidrat lain 1,8% dan air 6%.
Menurut hasil penelitian, efek fisiologis dan manfaat klinis serat kedelai pada manusia dapat diringkas sebagai berikut : menurunkan kadar kolesterol pada penderita kolesterol tinggi (hiperkolesterolemia); memperbaiki toleransi terhadap glukosa dan respon insulin pada penderita hiperlipidemia (kadar lemak tinggi dalam darah) dan diabetes; memperbesar bobot dan kadar air tinja, sehingga mempercepat pengosongan usus; dan hasil penelitian klinis menggunakan 25 – 30 gram serat kedelai sehari tidak mempengaruhi penyerapan mineral atau mempengaruhhi keseimbangan elektrolit tubuh.
Keistimewaan lainnya adalah serat kedelai mengandung baik serat larut maupun serat tidak larut (soluble dan insoluble dietary fiber), sehingga khasiatnya lengkap untuk kesehatan sistem peredaran darah dan pencernaan. Juga serat kedelai dapat dengan mudah digunakan di dalam pengolahan makanan dan tidak menimbulkan perubahan sifat sensori atau organoleptik makanan.

Sumber: Sutrisno Koswara
Read more ...

Sunday, February 13, 2011

[RINGKASAN MATERI] Kerja Ilmiah

A. PENJELASAN
  • Kerja Ilmiah merupakan cara kerja yang dipakai para ilmuwan untuk memecahkan masalah, yaitu dengan cara menerapkan metode ilmiah.
  • Metode Ilmiah adalah langka-langka sistematis yang dilakukan oleh para ilmuwan untuk melakukan penelitian, langka-langkanya, yaitu:
1. Menetukan permasalahan yang akan dipecahkan,
2. Mengumpulkan data yang berhubungan dengan permasalahan,
3. Menentukan hipotesis (prediksi) terhadap permasalahan,
4. Melakukan eksperimen untuk menguji hipotesis,
5. Menganalisa data hasil eksperimen,
6. Menarik kesimpulan,
7. Menguji kembali hasil kesimpulan.

B. VARIABEL PERCOBAAN DALAM KERJA ILMIAH
  • Dalam merencakan percobaan, kita harus tahu apa yang akan divariasikan atau yang akan diteliti. Faktor yang memengaruhi percobaan, memiliki harga beragam, dan dapat diubah-ubah selama percobaan disebut variabel.
  • Ada 3 macam variabel:
1. Variabel bebas (manipulasi): variabel yang dibuat bervariasi.
2. Variabel terikat (respon): variabel yang timbul akibat varibel bebas.
3. Variabel kontrol: Variabel yang dibuat sama dan terkendali agar tidak memengaruhi
hasil percobaan.

C. SIKAP ILMIAH
  • Sikap yang harus dimiliki oleh seorang peneliti adalah:
1. Jujur mengungkapkan fakta.
2. Berpendapat secara ilmiah dan berpikir kritis,
3. Memunyai keingintahuan yang tinggi,
4. Bisa membedakan antara opini dasn pendapat ilmiah (objektif)
5. Berani dan santun dalam mengajukan pertanyaan ilmiah,
6. Disiplin, tekun, dan peduli terhadap lingkungan,
7. Bisa bekerja sama secara tim.

D. MEMBUAT LAPORAN ILMIAH
  • Setelah melakukan percobaan (eksperimen) yang berdasarkan pada metode ilmiah, hasil percobaan yang didapatkan ditulis dan disusun dalam bentuk laporan ilmiah. Susunan laporan ilmiah terdiri atas:
1. Pendahuluan (berisikan tentang perumusan masalah dan hipotesis).
2. Kajian teori (yang berhubungan dendgan permasalahan).
3. Metodologi penelitian.
4. Hasil percobaan dan pembahasannya,
5. Kesimpulan dan saran.
Read more ...

Ekosistem di Laut


Laut wilayahnya meliputi 70 persen dari permukaan bumi memiliki salinitas yang tinggi(asin) dan memiliki dua pasang surut gelombang, ekosistem laut dibagi menjadi tiga zona yaitu zona litoral, zona laut dangkal dan zona pelagik. Zona litoral meliputi ekosistem estuari,ekosistem pantai pasir dan ekosistem pantai batu, zona laut dangkal meliputi ekosistem terumbu karang, sedangkan zona pelagik meliputi ekosistem laut dalam.

Ekosistem Estuari

Ekosistem estuari terdapat pada wilayah pertemuan antara sungai dan laut yang disebut muara sungai. Muara sungai disebut juga pantai lumpur. Estuari memiliki ciri berair payau dengan tingkat salinitas di antara air tawar dan laut. Vegetasi ini didominasi oleh tumbuhan bakau dan beberapa organisme melakukan perkembanganbiakan di wilayah ini seperti ikan, udang, dan molusca.

Ekosistem Pantai Pasir

Ekosistem pantai pasir merupakan ekosistem yang cukup keras bagi organisme karena deburan ombak yang terus-menerus serta paparan cahaya matahari selama dua belas jam. Hewan ekosistem pantai pasir hidup dalam pasir misalnya kepiting kecil.

Ekosistem Pantai Batu

Ekosistem pantai batu tersususn dari komponen abiotik, berupa batu-batuan kecil ataupun bongkahan batu yang besar. Pada ekosistem batu terdapat organisme seperti ganggang, eucheuma dan sargassum, serta beberapa jenis molusca yang melekat di batu.

Ekosistem Terumbu Karang

Ekosistem terumbu karang hanya dapat tumbuh di air yang jernih. Terumbu karang terbentuk dari rangka hewan kelompok coelentrata. Pada ekosistem ini terdapat berbagai jenis organisme laut dari kelompok porifera, coelentrata, ganggang, berbagai jenis ikan serta udang.

Ekosistem Laut Dalam

Ekosistem laut dalam merupakan zona pelagik laut Ekosistem ini berada pada kedalaman 76000 m dari permukaan laut, sehingga tidak ada lagi cahaya matahari oleh karena itu produsen utama di daerah ini organisme kemoautotrof.

Read more ...

Tuesday, March 2, 2010

Manfaat Biologi Dalam Kehidupan Manusia


Pengetahuan mengenai mahluk hidup dimanfaatkan untuk memecahkan berbagai macam masalah untuk meningkatkan kesejahteraan manusia. Berbagai masalah yang berkaitan dengan sandang, pangan, papan, energi, lingkungan kesehatan bahkan sosial dapat diatasi dengan ilmu biologi. Beberapa contoh manfaat biologi dalam kehidupan adalah :

1. Pemanfaatan Biologi Dalam Bidang Pertanian
Dewasa ini telah banyak ditemukan bibit unggul dengan mengadakan hibridisasi sehingga mendapatkan varietas baru yang diinginkan. Melalui teknik hibridisasi telah didapatkan varietas unggul seperti kacang-kacangan dan serealia. Varietas padi yang bersifat unggul memiliki rasa yang enak, tahan penyakit, daya simpan lama dan berumur pendek.
Pengendalian hama dewasa ini telah dikembangkan melalui pengendalian hama secara biologis, karena penggunaan pestisida dapat menyeabkan hama menjadi resisten, sisa pestisida dapat mencemari lingkungan dan residunya tersimpan dalam tanaman yang akan menimbulkan berbagai masalah bagi kehidupan manusia. Pengendalian hama dpat dilakukan dengan berbagai cara antara lain :
- memanfaatkan predator alamiah, contoh : hama lebah penyengatuntuk kupu-kupu artona yang merusak kelapa.
- memutuskan siklus hidup hama, misalnya dengan mengadakan rotasi tanaman
- menggunakan bibit unggul tahan lama, misalnya VUTW ( Varietas Unggul Tahan Wereng )
Penyediaan bahan makanan khususnya perbanyakan bibit tanaman dikembangkan teknik kultur jaringan untuk perbanyakan tanaman perkebunan yang diperbanyak secara vegetatif dan menghasilkan banyak tanaman klon dari sejumlah jaringan awal

2. Pemanfaatan Biologi Dalam Bidang Kesehatan
Ditemukannya antibiotik dari jamur. Penicillium memungkinkan dihasilkannya penisilin dalam jumlah banyak dengan cara mengkulturkan penicillium dalam tangki fermentasi yan berisi larutan untuk pertumbuhannya. Juga ditemukan vaksin yang digunakan untuk meningkatkan daya tahan tubuh orang yang divaksinasi sehingga menimbulkan perlindungan pada tubuh dari serangan virus dan bakteri tertentu misalnya : vaksinasi terhadap heptitis dan vaksinasi terhadap batuk rejan ( infeksi oleh bakteri ).

3. Manfaat Biologi Dalam Menyelesaikan Masalah Sosial

Molekul DNA dapat diisolasi dari sel kemudian dideteksi sehingga memberikan gambaran enzim retriksi yang khas pada setiap orang. Dalam kasus pembunuhan, pengadilan bisa melacak pelakunya bila penjahat meninggalkan sampel darah atau jaringan ditempat terjadinya kejahatan. Demikian pula kasus perebutan anak di pengadilan dapat diselesaikan denganadanya hasil tes DNA, karena anak memiliki kesamaan enzim retriksi dengan orang tuanya.
Read more ...

Wednesday, February 24, 2010

Cabang - Cabang Ilmu Biologi


Berdasarkan tingkat organisme kehidupan, biologi mencakup berbagai bidang ilmu kehidupan yang mengkaji kehidupan dari tingkat molekul hingga tingkat bioma. Berikut ini diuraikan sebagian dari cabang-cabang biologi berdasarkan kriteria tersebut :
  • Biologi molekuler, biokimia, dan genetika mengkaji kehidupa pada tingkat molekul.
  • Sitologi mengkaji kehidupan pada tingkat sel.
  • Histologi mengkaji kehidupan pada tingkat jaringan.
  • Anatomi dan fisiologi mengkaji kehidupan pada tingkat organ dan sistem organ. Contoh cabang biologi terapan ( kedokteran ) yang mempelajari organ atau sistem organ tertentu pada manusia adalah:
  1. Pulmonologi mengkaji paru-paru manusia.
  2. Kardiologi mengkaji jantung manusia.
  3. Endokrinologi mengkaji sistem endokrin manusia.
  4. Neurologi mengkaji sistem saraf manusia.
  • Biologi perkembangan mengkaji kehidupan pada tingkat individu.
  • Biologi populasi, biogeografi dan genetika populasi mengkaji kehidupan pada tingkat populasi.
  • Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan, dan limnologi mengkaji kehidupan pada tingkat ekosistem.
  • Biologi tropis mengkaji kehidupan pada tingkat bioma, yaitu bioma tropis.
Cabang-cabang biologi yang mempelajari kehidupan pada suatu kelompok organisme diantaranya:

  • Taksonomi mengkaji tentang pengelompokan organisme berdasarkan persamaan dan perbedaan.
  • Virologi mengkaji tentang virus.
  • Mikrobiologi mengkaji mengkaji mikroorganisme termaksud bakteriologi yang mengkaji bakteri.
  • Mikologi mengkaji jamur, ragi dan kapang.
  • Botani mengkaji tumbuhan, termaksud :
  • Zoologi mengkaji hewan.
Cabang biologi berdasarkan aspek kehidupan antara lain sebagai berikut.
  • Biologi perkembangan mengkaji perkembangan individu organisme.
  • Embriologi mengkajiperkembangan embrio.
  • Anatomi mengkaji struktur internal organisme.
  • Fisiologi mengkaji fungsi-fungsi yang terjadi pada kehidupan organisme.
Cabang biologi yang merupakan kelompok ilmu campuran dan terapan antara lain sebagai berikut.

  • Biokimia mengkaji proses-proses kimia dan sistem kehidupan.
  • Biofisika mengkaji proses-proses fisika dalam sistem kehidupan.
  • Bioteknologi mengkaji teknologi yang memanfaatkan organisme.
  • Paleontologi mengkaji perkembangan sejarah kehidupan berdasarkan catatan fosil.
Read more ...
 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

friends

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila