Tuesday, February 22, 2011

Nurdin Halid ( Ketum PSSI ) Harusnya Malu. Jangan Malu-Maluin!

Malang (beritajatim.com) – Desakan agar Ketua Umum Nurdin Halid dan Nugroho Besoes selaku Sekjen di Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) segera turun dari jabatan terus bermunculan.
Salah satunya dari pemerhati sepakbola Malang, Achmad Dhofir Zuhri. Pihaknya menilai, selama keduanya berada di kepengurusan PSSI, timnas Indonesia tak pernah cemerlang meraih prestasi. "Itu sangat disayangkan," katanya kepada beritajatim.com, Sabtu (1/1/2011).

Dhofir menjelaskan, kedua tokoh itu juga sangat otoriter. PSSI tak bakal maju kalau masih dipegang oleh Nurdin dan Nugraha. Sepakbola Indonesia itu tak bisa maju bukan hanya karena tak ada pemain bagus di Indonesia. Tetapi juga karena sistem yang ada di PSSI itu bersifat oligarki.

"Sistem PSSI yang oligarki, akan menghambat kecemerlangan sepakbola di Indonesia. Silahkan cermati, tak jarang pengurus di PSSI jadi pengurus partai. Misalkan Nurdin Halid itu. Nurdin itu seharusnya malu karena selama memimpin PSSI tak pernah ada juara yang diraihnya. Dan bagi Nugraha, juga harus malu. Dia sudah 14 tahun lamanya menjadi pengurus PSSI," katanya.

Melihat Ketua umum PSSI sebelumnya, kata alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat Driyarkara (STF Driyarkara) Jakarta ini, kalau sudah tak mampu memberikan yang terbaik untuk sepakbola Indonesia alias tak berhasil meraih prestasi, dengan sadar dan bersedia untuk mundur. Tidak harus dipaksa mundur.
"Misalnya, apa yang dialami Agum Gumelar. Ia bersedia mundur karena merasa tak berhasil membawa sepakbola Indonesia berprestasi. Begitu juga apa yang dialami Azwar Anas, ketum PSSI sebelum Agum Gumelar. Itu kesatria namanya. Kalau Nurdin dan Nugraha tak mau mundur, itu malah yang banci, tak tahu malu, dan mungkin tak punya rasa malu," katanya.

Dhofir juga membeberkan beberapa hal yang tidak wajar dan sangat merugikan klub yang ada dibawah naungan PSSI. Yakni apa yang dialami klub peserta Indonesia Super League (ISL). "Di klub peserta ISL itu, boleh mengontrak maksimal lima pemain asing. Dan setiap masing-masing pemain asing, harus bayar ke PSSI senilai Rp 10 juta," katanya.

Klub peserta ISL musim ini (sebelum Persema, PSM Makasar dan Persibo mundur), ada 18 Klub. Di masing-masing klub ada 5 pemain asing. Totalnya ada 90 pemain asing. "Itu masih belum pemain asing di Divisi Utama," katanya.

Kalau di divisi utama, ada 36 klub yang ikut berkompetisi. Kalau  dijumlah ada 175 pemain asing di Divisi Utama. "Kita tinggal mengkalikan 265 pemain asing dikalikan Rp 10 juta. Totalnya uang yang masuk ke PSSI dalam permusim ISL senilai Rp 2,6 Miliar lebih," katanya.
Uang sebanyak itu, lanjut pria yang tinggal di Kecamatan Kepanjen Kabupaten Malang itu, kemana larinya dan digunakan untuk apa. "Kalau memang digunakan, hasilnya mana? Kok tidak ada prestasi satupun. Pokoknya, kalau Nurdin dan Nugraha punya malu, ya turun saja jangan harus dipaksa mudur dulu," tegasnya.

Kalau memang Nurdin Halid dan Nugraha Besoes itu masih tak bersedia mundur, segera digelar Kongres Luar Biasa (KLB). "Presiden SBY menurut saya, jangan takut kepada Nurdin. Semua ini demi perbaikan sepakbola Indonesia. Kasihan suporter sepakbola Indonesia yang sudah haus ingin menyaksikan timnas Merah Putih meraih juara," katanya.
Read more ...

Sejarah perkumpulan sepak bola di Indonesia

Di akhir tahun 1920, pertandingan voetbal atau sepak bola sering kali digelar untuk meramaikan pasar malam. Pertandingan dilaksanakan sore hari.
Sebenarnya selain sepak bola, bangsa Eropa termasuk Belanda juga memperkenalkan olahraga lain, seperti kasti, bola tangan, renang, tenis, dan hoki. Hanya, semua jenis olahraga itu hanya terbatas untuk kalangan Eropa, Belanda, dan Indo. Alhasil sepak bola paling disukai karena tidak memerlukan tempat khusus dan pribumi boleh memainkannya.

Lapangan Singa (Lapangan Banteng) menjadi saksi di mana orang Belanda sering menggelar pertandingan panca lomba (vijfkam) dan tienkam (dasa lomba). Khusus untuk sepak bola, serdadu di tangsi-tangsi militer paling sering bertanding. Mereka kemudian membentuk bond sepak bola atau perkumpulan sepak bola. Dari bond-bond itulah kemudian terbentuk satu klub besar. Tak hanya serdadu militer, tapi juga warga Belanda, Eropa, dan Indo membuat bond-bond serupa.

Dari bond-bond itu kemudian terbentuklah Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang pada tahun 1927 berubah menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU). Sampai tahun 1929, NIVU sering mengadakan pertandingan termasuk dalam rangka memeriahkan pasar malam dan tak ketinggalan sebagai ajang judi. Bond China menggunakan nama antara lain Tiong un Tong, Donar, dan UMS. Adapun bond pribumi biasanya mengambil nama wilayahnya, seperti Cahaya Kwitang, Sinar Kernolong, atau Si Sawo Mateng.
Pada 1928 dibentuk Voetbalbond Indonesia Jacatra (VIJ) sebagai akibat dari diskriminasi yang dilakukan NIVB. Sebelumnya bahkan sudah dibentuk Persatuan Sepak Bola Djakarta (Persidja) pada 1925. Pada 19 April 1930, Persidja ikut membentuk Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) di gedung Soceiteit Hande Projo, Yogyakarta. Pada saat itu Persidja menggunakan lapangan di Jalan Biak, Roxy, Jakpus.
Pada tahun 1930-an, di Indonesia berdiri tiga organisasi sepakbola berdasarkan suku bangsa, yaitu Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB)yang lalu berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) di tahun 1936milik bangsa Belanda, Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) punya bangsa Tionghoa, dan Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik orang Indonesia.

Memasuki tahun 1930-an, pamor bintang lapangan Bond NIVB, G Rehatta dan de Wolf, mulai menemui senja berganti bintang lapangan bond China dan pribumi, seperti Maladi, Sumadi, dan Ernst Mangindaan. Pada 1933, VIJ keluar sebagai juara pada kejuaraan PSSI ke-3.

Pada 1938 Indonesia lolos ke Piala Dunia. Pengiriman kesebelasan Indonesia (Hindia Belanda) sempat mengalami hambatan. NIVU (Nederlandsche Indische Voetbal Unie) atau organisasi sepak bola Belanda di Jakarta bersitegang dengan PSSI (Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia) yang telah berdiri pada bulan April 1930. PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo, insinyur lulusan Jerman yang lama tinggal di Eropa, ingin pemain PSSI yang dikirimkan. Namun, akhirnya kesebelasan dikirimkan tanpa mengikutsertakan pemain PSSI dan menggunakan bendera NIVU yang diakui FIFA.
Pada masa Jepang, semua bond sepak bola dipaksa masuk Tai Iku Koi bentukan pemerintahan militer Jepang. Di masa ini, Taiso, sejenis senam, menggantikan olahraga permainan. Baru setelah kemerdekaan, olahraga permainan kembali semarak.

Tahun 1948, pesta olahraga bernama PON (Pekan Olahraga Nasional) diadakan pertama kali di Solo. Di kala itu saja, sudah 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Sejalan dengan olahraga permainan, khususnya sepak bola, yang makin populer di masyarakat, maka kebutuhan akan berbagai kelengkapan olahraga pun meningkat. Di tahun 1960-1970-an, pemuda Jakarta mengenal toko olahraga Siong Fu yang khusus menjual sepatu bola. Produk dari toko sepatu di Pasar Senen ini jadi andalan sebelum sepatu impor menyerbu Indonesia. Selain Pasar Senen, toko olahraga di Pasar Baru juga menyediakan peralatan sepakbola.

Pengaruh Belanda dalam dunia sepak bola di Indonesia adalah adanya istilah henbal, trekbal (bola kembali), kopbal (sundul bola), losbal (lepas bola), dan tendangan 12 pas. Istilah beken itu kemudian memudar manakala demam bola Inggris dimulai sehingga istilah-istilah tersebut berganti dengan istilah persepakbolaan Inggris. Sementara itu, hingga 1950 masih terdapat pemain indo di beberapa klub Jakarta. Sebut saja Vander Vin di klub UMS; Van den Berg, Hercules, Niezen, dan Pesch dari klub BBSA. Pemain indo mulai luntur di tahun 1960-an.
Read more ...
 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

friends

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila