Sunday, February 13, 2011

Tips and Trik Zuhud Pada Dunia

Selain setan dan hawa nafsu, penghalang manusia dalam menggapai mardatillah adalah dunia yang diciptakan-Nya ini. Allah SWT menyifati seluruh dunia sebagai kesenangan sesaat (QS An-Nisa:77), sesuatu yang sebentar, jika dinikmati adalah permainan dan sesuatu yang melalaikan (QS Al-Hadid: 20).
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Ibnu Iyad berujar, ''Seandainya dunia adalah emas yang akan sirna, dan akhirat hanyalah tembikar, tetapi akan kekal, maka kita wajib memilih yang kekal daripada yang fana.'' Selanjutnya dia berujar, ''Semua kebajikan disimpan dalam sebuah rumah dan kuncinya adalah zuhud di dunia, sedangkan seluruh kejelekan diletakkan di rumah lain dan kuncinya adalah cinta dunia.''

Bagaimana menyikapi dunia? Allah SWT memerintahkan dunia untuk menjadi pembantu bagi orang yang berorientasi kepada Allah semata. Sebaliknya, dunia adalah tuan bagi orang yang hanya berorientasi dunia belaka. Dalam hadis qudsi, Allah berfirman, ''Wahai dunia, siapa saja yang menolong-Ku bantulah dia, dan siapa yang melayanimu, jadikanlah dia sebagai pembantumu!''
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Dunia tidak diciptakan sebagai tujuan, tetapi sebagai tempat berjalan bagi manusia, atau sebagai perantara untuk sampai pada rida Allah SWT. Maka dari itu, dia ibarat pelayan, dan pelayan akan bersifat rendah, tidak mungkin dinilai secara agung dan mulia.

Makna kezuhudan kita pada dunia adalah dengan berpaling darinya. Zuhud memunyai surah (contoh) dan hakikat. Surah zuhud, antara lain mencukupkan dan membatasi diri dari aneka ragam makanan, pakaian, dan perhiasan. Inilah yang dulu dilakukan Rasulullah dan sebagian besar sahabat beliau. Namun, ini bukan inti sebenarnya. Zuhud tidak lebih sebagai cara untuk membersihkan hati dari sifat keduniawian.
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Dengan demikian hakikat zuhud adalah kesamaan pandangan dan sikap antara penerimaan dan berpalingnya manusia terhadap dunia. Tidak berbeda baginya antara ada dan tidak adanya kebahagiaan dunia di hadapannya. Dengan kata lain, zahid (ahli zuhud) akan merasa sama saat memakai baju seharga seratus ribu atau yang hanya berharga seribu. Jika hati dan perasaannya sama tatkala memiliki harta sejuta pada hari ini dan esoknya memiliki seribu, atau tidak memiliki sama sekali, maka dia zahid yang sebenarnya.

Jadi seorang zahid tidak harus miskin. Sebaliknya orang yang tidak punya harta belum tentu zahid. Terkadang seseorang tergolong fakir, tetapi dalam pandangan Allah termasuk ahli dunia, karena otaknya hanya memikir dan mengharap dunia, menghasud orang lain yang dikarunia rezeki, membenci, dan mendengki. Terkadang seseorang memunyai harta banyak, tetapi itu tidak membuatnya lupa. Bahkan, ia menafkahkannya di jalan Allah, menyedekahkannya dalam kebaikan, atau menggunakannya untuk kepentingan agama. (Faris Khoirul Anam )
Read more ...

Tips and Trik Meraih Kebahagiaan Sejati

Kebahagiaan adalah mimpi setiap orang. Ia dirindukan namun sering tak kunjung datang. Hingga manusia selalu tergerak untuk meraih kebahagiaan itu. Dengan demikian, meski ada penderitaan, pada dasarnya manusia cenderung untuk mendambakan kebahagiaan.
Tips and Trik Meraih Kebahagiaan Sejati
Manusia memang seharusnya bahagia. Bahagia adalah sebuah pilihan. Meski manusia tak jarang ditimpa musibah bahkan secara beruntun, ia tetap bisa merasakan bahagia. Artinya, ada pilihan ketika manusia merasakan kondisi seperti itu. Apakah ia akan tetap berada dalam penderitaan tersebut atau memilih untuk tidak tenggelam dalam penderitaan tersebut. Justru penderitaan itu ia gunakan sebagai pijakan untuk merasakan kebahagiaan.

Seorang penyair dan sufi besar bernama Sa’di Syirazi pernah merasakan kesedihan dalam hatinya karena ia kehilangan sepatu. Ia menderita. Hingga pada suatu saat berada di Masjid Kufah, ia melihat seseorang yang telah kehilangan kedua kakinya. Namun, orang tersebut tak terlihat menderita.

Sa’di kemudian merasakan perasaan yang lain. Ia memang masih tak punya sepatu namun ia tak lagi menderita. Ia kemudian bersujud kepada Allah SWT dengan penuh rasa syukur. Perasaan Sa’di berubah atas musibah yang ia alami.

Agama telah menyatakan, supaya manusia tidak berduka dengan apa yang hilang dari mereka dan tidak terlalu bersuka ria dengan apa yang datang kepadanya. Kebahagiaan yang sejati adalah kepuasan menerima apa yang Allah takdirkan. Termasuk di dalamnya ketika ditimpa kehilangan. Meski banyak orang yang terpaku dengan sebuah kehilangan yang menimpanya.
Tips and Trik Meraih Kebahagiaan Sejati
Mereka mengalami missing tile syndrome atau sindroma genteng hilang. Pada suatu ketika seseorang melihat atap rumahnya, dilihatnya atap itu lengkap. Pada saat berikutnya, orang itu melihat ada satu genteng yang hilang di atap rumahnya. Orang itu terus memikirkan genteng yang hilang itu. Melupakan semua genteng bagus yang masih berada di atap rumah. Ini membuatnya menjadi menderita. Ini pun terjadi dalam kehidupan. Jika seseorang terus memusatkan pada sesuatu yang hilang, tentu tak akan membuatnya bahagia.

Menjalankan perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya juga menjadi tangga mencapai kebahagiaan. Karena tujuan akhir dari semua perintah Allah adalah untuk meraih kebahagiaan. Allah menyuruh manusia untuk ruku dan sujud serta berbuat kebaikan agar manusia bahagia. “Siapa yang berpaling dari peringatan-Ku, dia akan mendapatkan penghidupan yang sempit.” (QS. 20: 124).

Selain itu, tak semestinya kebahagiaan itu dinikmati sendiri. Jika meneladani Nabi Muhammad SAW, maka seorang Muslim tak akan memonopoli kebahagiaan tersebut. Sebab, Nabi Muhammad SAW pernah menyatakan merupakan amal yang paling utama jika membuat orang lain bahagia.

chandra
Read more ...

Tips and Trik Ketika Cinta Harus Memilih

Ketika kita didudukan dalam situasi untuk memilih, tentu naluri kemanusiaan kita akan memilih yang terbaik (best of the best). Lalu bagaimana jika justru ketika pilihan tersebut tidak ada yang memenuhi kriteria kita, haruskah kita tinggalkan dan mencari pilihan lain? Bagaimana jika seandainya pilihan tersebut mutlak yang terakhir? Dan bagaimana jika seandainya pilihan tersebut adalah suatu keputusan yang justru berimplikasi terhadap masa depan kita? Bagaimana seandainya jika justru pilihan tersebut adalah ujian dari Allah Swt sebagai wujud dari kasih sayang-Nya terhadap kita?
Tips and Trik Ketika Cinta Harus Memilih
Banyak cerita di sekeliling kita yang dapat dijadikan bahan renungan tentang makna pilihan, dan buntutnya tentu masalah cinta. Jangan berpikiran sempit dulu tentang cinta itu sendiri. Cinta bukan hanya cinta antara pasangan suami istri (pasutri), atau cinta antara anak dan orang tua, namun juga termaktub cinta kepada suatu barang, misalnya buku dan lainnya. Bahkan ada seseorang yang sangat mencintai idola-nya, entah itu seorang artis atau aktor film.

Bukan suatu kebetulan jika saya mengetengahkan makna cinta ini kok sepertinya berhubungan dengan hari 'valentine' yang sebentar lagi tiba. Jujur saja saya sudah tidak ambil pusing dengan perayaan tersebut semenjak saya tahu bahwa perayaan hari valentine itu sangat jauh dari nilai islami. Bagi saya, cinta itu bersifat universal yang berhak dimiliki dan dinikmati oleh setiap makhluk hidup di bumi Allah ini tanpa batas waktu dan jarak.

Lalu, bagaimana jika kita dihadapkan kepada suatu keharusan untuk memilih satu dari dua pilihan yang ada? Sudahkah kita memaknai bahwa pilihan tersebut adalah yang terbaik menurut Allah Swt untuk kita, bukan sebaliknya.

Suatu kali pernah seorang teman bercerita tentang kehidupan rumah tangganya yang bermasalah. Namun sayangnya hal tersebut dijadikan alasan oleh sang teman untuk membalas-dendam dengan, maaf, berselingkuh dengan orang lain. Saya pun kerap bertanya kepada diri saya sendiri, bukankah ketika kita memutuskan menikahi pasangan kita adalah suatu pilihan yang pasti terbaik dari segala pilihan yang ada?
Tips and Trik Ketika Cinta Harus Memilih
Tapi tunggu dulu, terbaik menurut siapa?

Allah Swt menganugerahi setiap manusia sebuah bonus yang bernama 'akal', mengapa saya katakan 'bonus' karena selain manusia, makhluk lain (hewan dan tumbuhan) tidak dianugerahi hal yang sama. Selain itu, sebagai manusia kita pun dianugerahi 'titel' khalifah (di bumi) oleh Allah Swt.

"Dia-lah yang menjadikan kamu khalifah-khalifah di muka bumi". (Faathir:39)

Kembali kepada cerita seorang teman di atas, salahkah dia dengan pilihan hatinya? Salahkah dia ketika meresa kecewa karena pilihannya ternyata jauh dari apa yang dia impikan? Atau ketika dia diberikan pilihan, sudahkah dia memutuskan memilihnya dengan atas nama Allah?

Suami selalu mengingatkan saya untuk tidak terlalu mencintainya kalau bukan karena Allah Swt, karena ketika suatu saat Allah memanggil suami, tidak ada lagi cinta dan tempat bernaung yang tersisa, karena kesemua cinta yang ada sudah dibawanya pergi. Namun, ketika ketika kita mencintainya atas nama Allah, badai rintangan apapun yang menghadang, kita masih dapat berlindung di bawah kasih sayang-Nya karena hanya Allah Swt yang mampu memberikan kesempurnaan perlindungan.

Keputusan sang teman untuk berselingkuh, jelas meletakkan nafsu di atas akal. Bukan hanya tidak akan memecahkan masalah, bahkan akan menambah masalah baru. Akal pun dikorbankan atas nama nafsu semata.

Saya teringat ketika adzan maghrib berkumandang, sebagian kita mungkin sedang asyik menyimak berita demonstrasi di sebuah liputan berita nasional di televisi. Dan pilihan kembali disorongkan kepada diri kita. Mematikan televisi dan langsung berwudhu atau mentolerir diri kita dengan 'pembenaran', tokh beritanya tinggal lima menit, dan terus menonton. Kembali akal pun kita korbankan atas nama 'tinggal lima menit' ketika kita diberikan suatu pilihan di hadapan kita.

Bangun di waktu subuh ketika adzan berkumandang adalah satu pilihan terberat bagi sebagian orang yang lemah iman. Ketika orang lain sudah melangkah menuju surau/masjid di sisi lain kita mungkin masih enggan beranjak dari dalam selimut. Tidak hiraukan seruan dari surau.... ash shalatu khairun minan naum...

****

Cinta kepada orang lain melebihi cinta kepada suami, cinta kepada liputan berita daripada mendirikan sholat maghrib dan cinta kepada kehangatan selimut kita daripada bergegas ke surau adalah suatu pilihan yang diberikan Allah Swt bagi kaum yang berakal. Sudahkah kita termasuk ke dalam orang-orang yang berakal? Sudah pantaskah kita menjadi khafilah di bumi Allah ini?

Marilah kita bersegera sujud memohon ampun kehadirat-Nya atas segala keterlenaan kita dan atas keterbiusan kita akan gemerlap duniawi yang sebenarnya tiada kekal. "Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah)." (Al-Baqarah:269)

Lalu, cinta manakah yang akan Anda pilih? Wallaahu'alam bishshowab.

(Rosanti K Adnan/yose@ratelindo.co.id)
Read more ...

Tips and Trik Kasih Tanpa Batas

Terlalu banyak kenangan manis yang terekam bersama sosok yang selalu menempati tangga cinta yang tinggi di hatiku. Kemarin malam aku kembali merekam satu lagi kenangan manis itu. Sebuah cinta yang tidak terucap dengan kata-kata. Sebuah kerinduan yang tidak terdengar sebagai suara. Sebuah kasih sayang yang tanpa batas, yang kusimpulkan dari sebuah pemberian yang hampir tak masuk akal.
Tips and Trik Kasih Tanpa Batas
Sosok anggun yang selalu menempati tangga cinta yang tinggi di hatiku adalah ibuku. Sampai kemarin malam aku masih jauh berpisah dengannya. Tapi jarak tidak pernah membatasi rasa kasih. Tak terasa empat tahun sudah aku berpisah dengannya, menuntut ilmu di negeri Musa, Mesir.

Rombongan pertama mahasiswa baru Al-Azhar dari Persatuan Islam (Persis) baru datang semalam. Merekalah yang membantu Ibuku menyampaikan rasa kasihnya padaku. Seperti para ibu lainnya kepada anak mereka masing-masing. Kehadiran mahasiswa baru selalu membawa kebahagiaan tersendiri. Bahagia karena mendapat teman baru, adik baru, rekan seperjuangan baru, terutama jika mahasiswa baru itu satu daerah dengan kita. Bahagia juga karena mereka selalu membawa "kasih" dan "cinta" yang dititipkan ibuku.

"cinta" dan "kasih" itu kadang berbetuk sepasang baju baru dan makanan ringan khas, kadang juga berbentuk buku-buku, dan sebagainya. Yang paling membahagiakan adalah untaian kata-kata yang ditulis oleh keluarga, surat dari ibu, ayah, saudara selalu memberi kesan yang sangat mendalam. Tak terasa tiba-tiba ada air mata yang menitik di pipi. Dan kerinduan yang demikian menggelembung sedikit terobati. Dan semangat yang terkadang redup kembali menyala terang. Dan malam-malam penyambutan mahasiswa baru pun jadi memiliki warna tersendiri bagi mereka yang menerima titipan cinta dan kasih dari orang-orang terkasih mereka.
Tips and Trik Kasih Tanpa Batas
Aku sendiri kemarin malam merasakan hal tersebut. Dan untuk tahun ini bentuk "cinta" yang dikirimkan ibuku sangat berbeda dari biasanya. Biasanya, aku selalu mewanti-wanti kepada keluargaku untuk tidak mengirimiku makanan, aku lebih memilih dikirimi buku-buku terbaru. Tetapi malam kemarin, "cinta" titipan ibuku bukan hanya maknanan, tapi makanan kesukaanku. Ayam goreng kelapa, sambal tomat, sambal goreng tempe kering, plus krupuk ikan tenggiri, lalap, dan buah untuk cuci mulutnya. Semuanya dengan resep Warung Nasi Seni Rasa, warung nasi kebanggaan keluarga kami.

Teman-temanku ribut mengetahui aku mendapatkan titipan yang begitu banyak. Mereka ribut karena tahu sebentar lagi aku akan pulang, S1-ku selesai tahun ini. Ya, begitulah, aku sendiri surprise dengan "cinta" yang dititipkan ibuku. Apakah beliau lupa, putera yang dikiriminya itu berada di Mesir, hingga tidak merasa takut makanan basah yang dikirimnya basi? Tapi kayaknya ibuku tidak lupa, beliau telah memperhitungkan kualitas masakannya dengan jarak waktu yang dihabiskan dari Garut sampai Mesir. Hasilnya, 95% makanannya selamat dan bisa disantap bersama malam itu juga.

Dalam surat singkat yang menyertai titipan itu, ibuku berpesan, "Ummi tau ini lauk kesukaan zamzam, masaklah nasi yang banyak, terus ajak teman-teman untuk makan bersama. Itung-itung perpisahan sebelum zamzam pulang. Jangan lupa diphoto ya..."

Subhanallah, sampai sejauh itu ibuku memikirkanku. Padahal putera-puterinya ada tiga belas orang! Ah, aku sadar, ibu memang memiliki kasih yang tiada batas. Aku pun menuruti permintaan ibu. Memasak nasi yang cukup banyak dan mengajak semua kawan yang sedang berkumpul di rumah untuk makan malam bersama. Semua merasa senang. Sebagian yang sudah kenal dengan masakan ibuku, mengaku teringat dengan nostalgia ketika mereka makan di Warung Nasi Seni Rasa, Garut.

Cinta ibu tiada batas luasnya. Bagi ibu, batas yang bisa menghalanginya untuk memberikan kasih sayang kepada putera-puterinya tidak pernah ada. Tidak hanya jarak yang bisa ditembus oleh kasih sayang seorang ibu. Bahkan dinding emosi yang bagaimanapun tebalnya, bagi seorang ibu bukan batas yang menghalanginya untuk memberikan kasih sayang. Mungkin seorang anak sudah beribu-ribu kali menusukkan rasa sakit di hati sang ibu, tapi itu bukan alasan baginya untuk membatasi rasa kasih dan sayangnya. Pantas Allah dan Rasulul-Nya menempatkan seorang ibu pada tempat yang mulia di mata anak-anaknya, sangat pantas sekali. Karena mereka memiliki satu hal, kasih tanpa batas.

Untuk Ummiku, Jazakillah khairan katsiran atas semua kasih sayangnya. Nanda takan pernah sanggup membalas semua pemberianmu. Tapi yakinlah, nanda kan berusaha menjadi yang terbaik di mata Ummi dengan menjadi yang terbaik bagi umat, tentu di atas semua itu Allah adalah yang pertama. Nanda selalu ingat harapan Ummi agar nanda menjadi pengganti para pahlawan pembela Islam dan negeri Indonesia. Semoga Allah memberi kekuatan kepada nanda. Amin.

Zamzam M Ma'mun
nur_muharam@eramuslim.com
Seminggu sebelum kembali menghirup udara Indonesia, Insya Allah.
Read more ...

Saturday, February 12, 2011

Tips and Trik blogger Menjaga Keutamaan Jihad

Keutamaan Jihad
''Sesungguhnya Allah telah membeli dari orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan surga untuk mereka. Mereka berperang pada jalan Allah, lalu mereka membunuh atau terbunuh. Janji kebenaran dari Allah di dalam Taurat, Injil, dan Alquran. Siapakah yang lebih menepati janjinya, daripada Allah? Maka bergembiralah dengan jual beli yang telah kamu lakukan itu, dan itulah kemenangan besar.'' (QS At-Taubah: 111).
Keutamaan Jihad
Islam adalah agama yang mengajarkan tradisi perjuangan dan jihad fi sabilillah. Sejak Rasulullah SAW diutus pada umur 40 tahun sampai wafat pada usia 63 tahun, kehidupan beliau diliputi dengan perjuangan, dakwah, pemikiran, politik, dan militer. Dalam kurun waktu 13 tahun di kota Makkah, beliau berdakwah melakukan perubahan. Selama dalam periode itu beliau membatasi kegiatannya hanya pada pergolakan pemikiran dan perjuangan politik. Namun, setelah beliau mendapatkan baiat dari para pemimpin Suku Aus dan Khazraj yang berkuasa di kota Madinah, berhijrah ke kota itu, dan memimpin, serta memerintah kota itu, Rasulullah SAW memperluas medan dakwahnya kepada dakwah militer, yaitu jihad fi sabilillah.

Perang jihad dilakukan oleh Rasulullah SAW. setelah mendapatkan izin dari Allah SWT. ''Telah diizinkan bagi orang-orang yang diperangi, karena sesungguhnya mereka telah dianiaya'' (QS Al-Hajj: 39). Menurut riwayat, dalam kurun waktu 10 tahun pemerintahan beliau, negara yang beliau pimpin melakukan perang (ghazwah) jihad fi sabilillah sebanyak 19 kali dan beliau sendiri memimpin peperangan itu sebanyak delapan kali.
Keutamaan Jihad
Beliau juga mengirim ekspedisi pasukan khusus (sariyah) sebanyak 24 kali (lihat Ibnu Katsir, Al Bidayah wan Nihayah, Juz II:640). Dalam kurun itu, negara yang semula sebatas kota Madinah, telah berkembang, meliputi seluruh Jazirah Arab (kini Arab Saudi, Yaman, Oman, Bahrain, Qatar, dan Uni Emirat Arab). Bangsa Arab pun berbondong-bondong masuk Islam, lantaran simpati dengan Islam dan kaum Muslimin yang berjihad bukan untuk menjajah mereka, tetapi justru menyejahterahkan mereka.

Perjuangan Islam pun semakin kuat, lantaran siapa saja yang masuk Islam menjadi pejuang Islam. Kaum Muslimin kecuali orang-orang munafik--sangat antusias mengikuti perjuangan dakwah dan jihad sebagai panggilan agama suci. Mereka siap mengorbankan jiwa dan harta untuk menggapai rida dan surga. Banyak ayat Alquran yang menumbuhkan motivasi jihad. Jihad adalah puncak Islam, kata Nabi. Ketika ditanya tentang suatu amal yang setara dengan jihad, Rasul pun bersabda, ''Tidak aku jumpai.'' Jika demikian, berjuang dan berjihad itu sungguh mulia. (Imam Syafi'i)
Read more ...

Tips and Trik Buat Para Blogger Meraih Keselamatan

Rasulullah SAW bersabda, ''Sembahlah Tuhanmu, beri makanlah orang yang perlu diberi makan, dan tebarkanlah salam, niscaya kamu akan masuk surga dengan selamat.'' (HR Tirmidzi).
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Hadis di atas menunjukkan bahwa kunci meraih keselamatan, baik di dunia maupun di akhirat kelak, memiliki hubungan yang baik dengan Allah (hablun minallah) dan dengan sesama (hablun minannas). Pendek kata, kunci meraih keselamatan tersebut adalah kita harus memiliki kesalehan pribadi dan kesalehan sosial.

Hal ini sebagaimana Allah firmankan, ''Orang-orang yang jika Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi niscaya mereka mendirikan shalat, menunaikan zakat, menyuruh berbuat ma'ruf dan mencegah dari perbuatan yang mungkar; dan kepada Allah-lah kembali segala urusan.'' (QS 22: 41).

Dalam konteks kesalehan pribadi, sebagaimana dijelaskan pada hadis di atas, kita harus memiliki keimanan dan ketakwaan kepada Allah dan rasul-Nya. Kita harus memurnikan penghambaan kepada Allah dengan hanya menyembah dan memohon pertolongan kepada Allah, sebagaimana yang sering diucapkan: ''Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan.'' (QS 1: 5).
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Kemurnian penghambaan ini tidak hanya dikaitkan dengan masalah ibadah fardu, tetapi juga harus diaplikasikan dalam setiap aspek kehidupan. Allah SWT berfirman, ''Katakanlah, 'Sesungguhnya shalatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam. Tiada sekutu bagi-Nya dan demikian itulah yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan diri'.'' (QS 6: 162-163).

Rasulullah SAW menjelaskan dalam sebuah hadis qudsi pahala yang akan diterima bagi orang-orang yang selalu berharap dan meminta kepada Allah. Rasulullah bersabda, ''Wahai anak Adam, selagi engkau meminta dan berharap kepada-Ku, maka Aku akan ampunkan apa-apa dosa yang telah telanjur dari padamu dan tidak Aku pedulikan lagi ...'' (HR Tirmidzi).
Tips and Trik Zuhud Pada Dunia
Sedangkan kesalehan sosial merupakan buah dari keimanan dan ketakwaan yang benar kepada Allah. Wujud dari kesalehan sosial ini, sebagaimana dijelaskan hadis di atas, adalah adanya kepekaan dan kepedulian terhadap sesama, khususnya dengan sesama Muslim. Bahkan, Rasulullah mengaitkan kepekaan dan kepedulian terhadap sesama Muslim dengan kadar keimanan seseorang.

Rasulullah menegaskan dalam sabdanya, ''Tidak sempurna iman seseorang di antaramu sehingga dia mencintai saudaranya (sesama Muslim) sebagaimana dia mencintai dirinya sendiri.'' (HR Bukhari dan Muslim).

Salah satu satu wujud dari kesalehan sosial adalah memberikan makan kepada orang-orang yang membutuhkan (kelaparan) dan menebarkan salam. Menebarkan salam mengandung pengertian menebarkan keselamatan, perdamaian, dan kasih sayang kepada setiap manusia. Tegasnya, menebarkan salam merupakan salah satu pelaksanaan dari Islam sebagai rahmat bagi semesta alam (rahmatan lil'alamin). Wallahu a'lam. (Mulyana)
Read more ...
 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

friends

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila