Kemarin ada artikel yang menarik di Yahoo, yaitu tentang 5 buku yang ada dalam daftar bacaan presiden AS, Barack Obama. Apa sih pentingnya daftar bacaan sampai perlu dijabarkan untuk publik? Itu karena bacaan dapat mencerminkan kepribadian seseorang.
Ada perusahaan yang memasukkan pertanyaan ‘Sebutkan buku/majalah yang anda baca dalam sekian bulan terakhir’ ke dalam lembar isian pelamar pekerjaan. Apakah perusahaan itu hanya mau tahu kegiatan sehari-hari calon karyawannya? Bukan! Mereka sebenarnya ingin mengetahui kepribadian si calon. Kalau bacaannya buku-buku rohani, misalnya, berarti dia adalah orang yang religius. Orang yang bacaannya majalah Swa, buku-buku bisnis berarti punya ketertarikan pada bidang bisnis, dan seterusnya.
Memang, bacaan tidak bisa mengungkap seluruh karakter orang dengan akurat. Namun, paling tidak kita bisa mengetahui apa interest-nya. Jadi, lain kali kalau anda berkenalan dengan seseorang, dan anda ingin mengetahui karakternya, mungkin anda bisa mulai dengan bertanya, suka baca apa? Percaya gak, hampir setiap kali aku kenalan sama seseorang, aku selalu tanya: suka baca gak? Kalo jawabnya suka, akan berlanjut: biasanya baca apa? Nah, dari situ aku bisa mengira-ngira kayak apa orangnya. Tapi yang susah kalo jawabnya: ga suka baca. Nah lo...harus terus menggali nih...
Buat anda yang akan melamar pekerjaan, mungkin perlu dipikirkan daftar buku yang akan mengungkapkan kepribadian anda, terutama yang ingin anda tonjolkan sesuai bidang yang anda bidik. Siapa tahu perusahaan itu akan menanyakannya saat wawancara!
Selain bacaan, tontonan-pun kadang bisa mencerminkan kepribadian. Gak percaya? Dulu aku pernah buka persewaan buku dan DVD. Menarik sekali untuk mengamati selera tontonan para pelangganku. Biasanya jenis film yang mereka tonton hampir sama ragamnya, sehingga kalau aku jeli, bisa memprediksi film A ini pasti akan disewa oleh si B, C dan D. Dan biasanya tebakanku memang tepat.
Aku jadi berpikir seperti apakah keseharian orang-orang yang suka sekali nonton film sadis macam Saw dan Hostels. Ada juga loh cewek-cewek yang suka. Mereka bilang sama sekali tak merasa ngeri menonton film-film seperti itu. Kalo thriller sih aku masih maklum, karena film-film genre itu memacu adrenalin. Tapi film sadis? Apa bisa diasumsikan mereka orang-orang yang tegar dan berhati baja ya?
Apa pendapat kalian?
Ditulis oleh: Fanda
Ada perusahaan yang memasukkan pertanyaan ‘Sebutkan buku/majalah yang anda baca dalam sekian bulan terakhir’ ke dalam lembar isian pelamar pekerjaan. Apakah perusahaan itu hanya mau tahu kegiatan sehari-hari calon karyawannya? Bukan! Mereka sebenarnya ingin mengetahui kepribadian si calon. Kalau bacaannya buku-buku rohani, misalnya, berarti dia adalah orang yang religius. Orang yang bacaannya majalah Swa, buku-buku bisnis berarti punya ketertarikan pada bidang bisnis, dan seterusnya.
Memang, bacaan tidak bisa mengungkap seluruh karakter orang dengan akurat. Namun, paling tidak kita bisa mengetahui apa interest-nya. Jadi, lain kali kalau anda berkenalan dengan seseorang, dan anda ingin mengetahui karakternya, mungkin anda bisa mulai dengan bertanya, suka baca apa? Percaya gak, hampir setiap kali aku kenalan sama seseorang, aku selalu tanya: suka baca gak? Kalo jawabnya suka, akan berlanjut: biasanya baca apa? Nah, dari situ aku bisa mengira-ngira kayak apa orangnya. Tapi yang susah kalo jawabnya: ga suka baca. Nah lo...harus terus menggali nih...
Buat anda yang akan melamar pekerjaan, mungkin perlu dipikirkan daftar buku yang akan mengungkapkan kepribadian anda, terutama yang ingin anda tonjolkan sesuai bidang yang anda bidik. Siapa tahu perusahaan itu akan menanyakannya saat wawancara!
Selain bacaan, tontonan-pun kadang bisa mencerminkan kepribadian. Gak percaya? Dulu aku pernah buka persewaan buku dan DVD. Menarik sekali untuk mengamati selera tontonan para pelangganku. Biasanya jenis film yang mereka tonton hampir sama ragamnya, sehingga kalau aku jeli, bisa memprediksi film A ini pasti akan disewa oleh si B, C dan D. Dan biasanya tebakanku memang tepat.
Aku jadi berpikir seperti apakah keseharian orang-orang yang suka sekali nonton film sadis macam Saw dan Hostels. Ada juga loh cewek-cewek yang suka. Mereka bilang sama sekali tak merasa ngeri menonton film-film seperti itu. Kalo thriller sih aku masih maklum, karena film-film genre itu memacu adrenalin. Tapi film sadis? Apa bisa diasumsikan mereka orang-orang yang tegar dan berhati baja ya?
Apa pendapat kalian?
Ditulis oleh: Fanda
0 comments:
Post a Comment