Tuesday, March 8, 2011

Stay Clean Only With Rain Water / Tetap Bersih Hanya Dengan Air Hujan

Gedung pencakar langit merupakan kebanggaan abad ke-21. Namun bangunan megah ini memunculkan satu masalah baru yang memeras otak para arsitek dan insinyur, yakni bagaimana menjaga bagian luar gedung tinggi agar tetap bersih.
Banyak perusahaan diseluruh dunia melakukan penelitian dan mencoba mencari jalan keluar permasalahan ini. Ternyata, jawaban itu tak datang dari laboratorium dan teknologi, tapi dari tempat yang sangat akrab : alam.
Bunga teratai yang dikenal sebagai lili putih tumbuh dilingkungan kotor berlumpur. Meskipun begitu, daunnya selalu bersih. Ada butiran debu pada permukaan teratai ini. Namun bunga ini menghilangkannya dengan cara yang paling menarik. Teratai mengalirkan tetesan air hujan pada permukaan daunnya ke arah butiran debu. Tetesan air hujan menghimpun seluruh debu, membawanya mengalir kebawah dan jatuh ke permukaan tanah. Akhirnya, daun pun kembali bersih tanpa noda. Inilah mengapa teratai selalu tetap bersih.
Sifat teratai ini, kini digunakan dalam perancangan bagian luar gedung. Sebuah perusahaan, ISPO, bahkan membuat bahan pelapis luar yang disebut Lotusan ( “Lotus” berarti teratai). Perbedaan antara dua permukaan yang dilapisi dan yang tidak dilapisi Lotusan dapat dilihat jelas. Permukaan yang dilapisi Lotusan mampu membersihkan permukaannya sendiri dengan tetesan air hujan, persis seperti teratai.
Begitulah, tumbuhan memberikan pemecahan masalah yang tak mampu dilakukan oleh arsitek, insinyur dan perusahaan terkemuka penghasil bahan. Untuk memecahkan masalah ini, tumbuhan perlu menguasai ilmu fisika, kimia, biologi molekuler dan rancangan industri. Namun teratai tak memiliki mata, telinga maupun otak. Kenyataan bahwa teratai memiliki perangkat khusus sehingga mampu membersihkan bagian luarnya dengan cara ini, adalah bukti bahwa kecerdasan yang mengungguli manusialah yang telah membuatnya. Dengan kata lain, Allah-lah yang telah menciptakannya. Inilah cara Allah mengungkapkan bahwa terdapat tanda-tanda kebesaranNya pada tumbuhan di alam, bagi orang-orang yang memahami.
"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan, maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau, Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang korma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah, dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (QS. Al An’aam ; 99). Wallahu a’alam bishawab Maroji’ : Majalah Insight

Artikel Bersangkutan

0 comments:

 
Indonesia dulu dikenal sebagai bangsa yang toleran dan penuh sikap tenggang rasa. Namun, kini penilaian tersebut tidak dapat diamini begitu saja, karena semakin besarnya keragu-raguan dalam hal ini. Kenyataan yang ada menunjukkan, hak-hak kaum minoritas tidak dipertahankan pemerintah, bahkan hingga terjadi proses salah paham yang sangat jauh.
free counters

Blog Archive

Seseorang yang mandiri adalah seseorang yang berhasil membangun nilai dirinya sedemikian sehingga mampu menempatkan perannya dalam alam kehidupan kemanusiaannya dengan penuh manfaat. Kemandirian seseorang dapat terukur misalnya dengan sejauh mana kehadiran dirinya memberikan manfaat kearah kesempurnaan dalam sistemnya yang lebih luas. Salam Kenal Dari Miztalie Buat Shobat Semua.
The Republic of Indonesian Blogger | Garuda di DadakuTopOfBlogs Internet Users Handbook, 2012, 2nd Ed. Avoid the scams while doing business online

Kolom blog tutorial Back Link PickMe Back Link review http://miztalie-poke.blogspot.com on alexa.comblog-indonesia.com

You need install flash player to listen us, click here to download
My Popularity (by popuri.us)

friends

Meta Tag Vs miztalie Poke | Template Ireng Manis © 2010 Free Template Ajah. Distribution by Automotive Cars. Supported by google and Mozila